<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145451">
 <titleInfo>
  <title>INSTITUT KESENIAN ACEH  (TEMA :</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR EKSPRESIONISME)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizky Aulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Institut Kesenian Aceh merupakan sebuah perguruan tinggi di Banda Aceh yang memfokuskan diri di bidang seni.  Latar  belakang pemilihan judul  didasari oleh fenomena-fenomena  yang terjadi baik di Aceh maupun di  luar   Aceh. Hal paling mendasar yang menjadi alasan pemihihan judul ini  adalah bahwa Aceh merupal sebuah  daerah  yang  pada dasarnya  memiliki kekayaan  seni  dan budaya yang cukup  bernilai, namun kelestarianya perlahan memudar dan  menghilang. hal ini disebabk.an    Aceh   tidak    memiliki  seniman-seniman  penerus   yang   mampu melestarikan  dan   mengembangkan  kebudayaan  daerah.  Hal   ini   terjadi  karena Aceh tidal  memiliki  sebuah wadah yang mampu menjadi  ruang untuk belajar, mengembangkan, dan menciptakan karya seni.&#13;
&#13;
Tujuan dari  perancangan Institut  Kesenian Aceh  ini  adalah untuk menyediakan sebuah wadah  sebagai  pusat pendidikan seni bagi pemuda Aceh lulusan  SMA dan  sederajat  yang  memiliki bakat dan ketertarikan di bidang seni. Institut  kesenian Aceh  ini juga didirikan untuk meningkatkan laju pembangunan dan menghasilkan&#13;
seniman-seniman muda  Aceh  yang  berpotensi  untuk  dapat  memperkenalkan kesenian  Aceh hingga ke  mancanegara.&#13;
&#13;
Tema   perancangan  yang  akan   diterapkan  pada bangunan  adalah Arsitektur Ekspresionisme Hal  ini  dikarenakan fungsi bangunan sebagai sebuah institut seni yang  tentunya berkaitan dengan  seni, yang  mana di  dalamnya  mencakup estetika dan ekspresi jiwa para seniman. Bangunannya mestilah menggambarkan karakter pemakai dan fungsi bangunan.&#13;
&#13;
Fasilitas yang disediakan seperti perguruan tinggi  pada umumnya yaitu  terdapat gedung  biro rektorat,  auditorium, gedung-gedung fakultas,  masjid, perpustakaan, puskom,   gelanggang  mahasiswa,  kantin,  dan   lain-lain.  Namun  pada   Institut Kesenian   Aceh  ditambahkan pula  fasilitas  penunjang yang  dibutuhkan untuk menunjang keberlangsungan proses belajar di dalam  kampus   ini   yaitu gedung pertunjukan/teater dan  galeri seni. Selain itu,  terdapat rang-ruang  terbuka yang  dirancang sedemikian  rupa untuk membantu mahasiswa memperoleh inspirasi.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :  lnstitut,  semi, Aceh, ekspresionisme,  arsitektur&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145451</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 10:44:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 10:44:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>