<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145441">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (ZIZIPHUS MAURITIANA L) TERHADAP INTAKE DAN KONSUMSIRNGLUKOSA DARI S. MUTANS ISOLAT PLAK ANAK S-ECC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Nisha Syuja</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Severe Early Childhood Caries (S-ECC) adalah bentuk agresif ECC yang disebabkan oleh interaksi berbagai faktor etiologi dengan empat faktor utama, yaitu host, mikroorganisme kariogenik, substrat yang dapat di fermentasi, dan waktu. Bakteri Streptococcus mutans mampu melakukan metabolisme glukosa seperti pada proses intake glukosa ke permukaan gigi yang menyebabkan perkembangan biofilm kariogenik hingga menjadi karies. Salah satu bahan alam yang berpotensi mencegah karies adalah dengan menggunakan tanaman obat seperti tanaman Bidara yang memiliki efek dalam menghambat aktivitas enzim yang berperan dalam mekanisme intake dan konsumsi glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi ekstrak etanol daun bidara (Ziziphus mauritiana L) dalam mencegah intake dan konsumsi glukosa dari S. mutans isolat plak S-ECC. Penelitian ini dibagi menjadi 3 kelompok yaitu ekstrak daun Bidara dalam konsentrasi 25%, 12,5%, 6,25%, 3,125%, kontrol negatif (akuades), dan kontrol positif (klorheksidin 0,2%) dengan waktu inkubasi 24 jam. Penilaian intake glukosa oleh S. mutans dilakukan dengan uji difusi cakram dan konsumsi glukosa pada S. mutans diamati menggunakan spektofotometri UV-Vis. Analisis data menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak daun Bidara dan kontrol negatif (akuades). Kesimpulan : Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun bidara maka semakin baik potensi penghambatannya terhadap intake dan konsumsi glukosa. &#13;
&#13;
Kata kunci :  Ziziphus mauritiana L, Streptococcus mutans, intake glukosa, konsumsi glukosa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145441</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 10:36:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 10:42:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>