<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145413">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN EKSPRESI CYCLOOXYGENASE-2 (COX-2) PADA ENDOMETRIUM TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) MODEL ENDOMETRITIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sultan Arif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Endometritis adalah inflamasi pada endometrium yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti Escherichia coli (E. coli) dan Staphylococcus aureus (S. aureus). Pada kondisi ini, tubuh hewan merespons inflamasi melalui aktivasi enzim, pelepasan mediator, dan migrasi leukosit. Cyclooxygenase-2 (COX-2) adalah enzim yang mengkatalisis asam arakidonat menjadi prostaglandin yang berperan dalam respons inflamasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan ekspresi COX-2 pada endometrium tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi endometritis dengan bakteri E. coli dan S. aureus dengan menggunakan teknik imunohistokimia (IHK). Dalam penelitian ini digunakan 21 ekor tikus putih betina dengan berat badan sekitar 200 g dan kondisi sehat yang dibagi menjadi 7 kelompok (n=3). Tikus diaklimatisasi selama 2 minggu, kemudian diinjeksi progesteron selama 5 hari. Setelah injeksi progesteron, seluruh tikus dianestesi dan dibedah secara laparotomi medianus, kemudian diberikan perlakuan sesuai pembagian kelompok yang ditentukan. Uterus tikus pada kelompok K0 (kontrol negatif) diberikan 0,1 ml NaCl fisiologis. Uterus tikus pada kelompok K1, K2, dan K3 masing-masing diinokulasi dengan 50 μl E. coli, S. aureus, dan campuran (E. coli dan S. aureus) dengan dosis 1,5 x 105 CFU/ml, sedangkan kelompok K4, K5, dan K6 masing-masing diinokulasi dengan E. coli, S. aureus, dan campuran (E. coli dan S. aureus) dengan dosis 1,5 x 108 CFU/ml. Tiga puluh enam jam setelah perlakuan, tikus diterminasi untuk pengambilan organ uterus dan diproses secara histoteknik, kemudian diwarnai dengan metode IHK menggunakan avidin biotin complex peroxidase. Ekspresi COX-2 diidentifikasi dengan skoring yang mengacu pada intensitas skor (IS) dan dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann Withney U test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ekspresi COX-2 pada seluruh bagian endometrium tikus dengan ekspresi paling kuat pada sel epitel luminal, sel epitel kelenjar, dan sel stroma. Ekspresi COX-2 pada K0 berbeda nyata (P0,05) dengan K1 dan K2. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan peningkatan ekspresi COX-2 pada tikus model endometritis yang diinokulasikan E. coli dan S. aureus dosis 1,5 x 108 CFU/ml dan pada bakteri campuran dosis 1,5 x 105 CFU/ml dan 1,5 x 108 CFU/ml dengan peningkatan tertinggi pada kelompok perlakuan yang diinokulasikan bakteri campuran dosis 1,5 x 108 CFU/ml.&#13;
&#13;
Kata kunci: E. coli, imunohistokimia, inflamasi, S. aureus, uterus</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145413</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 09:54:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 10:33:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>