<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145375">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M ADE LUTHFIE</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kota Banda Aceh memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup baik khususnya Ikan Cakalang. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui pola saluran pemasaran ikan cakalang di Kota Banda Aceh, 2) Untuk mengetahui biaya pemasaran dan nilai fishermans share yang dicapai pada masing-masing saluran pemasaran ikan cakalang di Kota Banda Aceh, 3) Untuk mengetahui tingkat efisiensi pemasaran yang dicapai masing-masing saluran pemasaran ikan cakalang di Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil survey penelitian diperoleh hasil penelitian bahwa dalam pemasaran Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) yang dilakukan nelayan di PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh terdapat dua saluran pemasaran yang terbentuk yaitu : Saluran Tingkat 0, Saluran Tingkat I dan Saluran Tingkat II. Kemudian, margin pemasaran pada tingkat 0 tidak dapat di hitung karena tidak ada lembaga yang terlibat, margin pemasaran pada saluran tingkat I adalah sebesar Rp. 10.000/Kg dengan biaya pemasaran yaitu Rp. 785/Kg. Margin pemasaran pada Saluran II yang diperoleh dari pedagang pengumpul ke pedagang pengecer adalah sebesar Rp.7.000/Kg dengan biaya pemasaran Rp.805/Kg. Sedangkan margin pemasaran pada Saluran II yang diperoleh pedagang pengecer yaitu sebesar Rp.5.000/Kg dengan biaya pemasaran Rp.297/Kg. Saluran pemasaran Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) di Kota Banda Aceh telah efisien dimana seluruh saluran memperoleh nilai Ep &lt; 50%. Nilai fisherman’s share pada saluran 0 sebesar 100%, saluran I sebesar 60% dan pada saluran II sebesar 52% maka semua saluran pemasaran di PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh sudah dikategorikan efisien.&#13;
Kata kunci: Saluran Pemasaran, Efisiensi, Fisherman’s share&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145375</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 03:03:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 08:45:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>