<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145341">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN DENGAN MANAJEMEN PERAWATAN DIRI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AURA AZAHRA HARAHAP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prevalensi penderita Diabetes Melitus (DM) tipe 2 semakin meningkat secara signifikan di dunia, Indonesia dan Aceh. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi ini melalui manajemen perawatan diri yang tepat, namun keberhasilan dalam pengelolaan bergantung pada kemampuan literasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara literasi kesehatan dengan manajemen perawatan diri pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelatif dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah penderita DM tipe 2 di Puskesmas Baiturrahman sebanyak 361 orang. Didapatkan jumlah sampel sebanyak 78 responden dengan menggunakan rumus Taro Yamane. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan Health Literacy Survey-Europe Union (HLS-EU-Q16) dan Diabetes Self-Management Questionnaire(DSMQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49 responden (62,8%) memiliki literasi kesehatan yang memadai dan 45 responden (57,7%) memiliki tingkat manajemen perawatan diri yang tinggi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara literasi kesehatan dengan manajemen perawatan diri pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Baiturrahman. Dapat disimpulkan bahwa literasi kesehatan memegang peranan penting dalam kemampuan manajemen perawatan diri untuk mengelola penyakit, mengurangi risiko komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup. Diharapkan puskesmas dapat menguatkan sistem dukungan, seperti pemantauan rutin dan konseling mengenai pengelolaan manajemen perawatan diri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145341</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-06 18:42:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 08:22:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>