<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145309">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN SPIRITUALITAS DAN KECEMASAN PADA FRAIL ELDERLY DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Najwatul Syiffani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berkurangnya kemampuan fungsional membuat lansia beresiko mengalami masalah fisik dan mental. Kecemasan pada frail elderly sering disebabkan oleh stressor psikososial dan kondisi penyakit. Spiritual merupakan aspek penting untuk menghadapi permasalahan agar dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya akibat proses penuaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran spiritualitas dan kecemasan pada frail elderly. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study, populasi yang diteliti adalah lansia frail, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel berjumlah 278 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Instrumen yang digunakan Daily Spiritual Experience Scale (DSES) dengan 16 item pertanyaan menggunakan skala likert dan instrumen Geriatric Anxiety Scale (GAS) dengan 30 item pertanyaan menggunakan skala likert. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat spiritualitas lansia berada pada kategori tinggi dengan jumlah 242 responden (87,1%), kecemasan pada lansia berada pada kategori kecemasan minimal sebanyak 234 responden (84,2%). Kesimpulan bahwa tingkat spiritual pada lansia menunjukkan kategori spiritual tinggi serta kecemasan minimal. Peneliti menyarankan petugas kesehatan untuk memfasilitasi akses aktivitas sosial dan spiritual seperti kegiatan kelompok, mengaji untuk meningkatkan kesejahteraan emosional dan spiritual.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANXIETY DISORDERS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>OLDER PERSONS - GERIATRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.97</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145309</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-06 16:09:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 10:27:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>