PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPETEAM GAME TOURNAMENT(TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASILRNBELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN 5 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPETEAM GAME TOURNAMENT(TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASILRNBELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN 5 BANDA ACEH


Pengarang

JOUL FITRIADI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006101120059

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Katakunci : penerapan, team game tournament, hasil belajar, geografi
Team games tournament adalah model pembelajaran di mana aktifitas siswa memainkan dengan anggota-anggota tim lain untuk memperoleh tambahan poin dalam tournament akademik. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas guru dan siswa dapat terlaksana dengan baik, serta keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan bagaimana respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIIPS-1 SMA Negeri 5 Banda Aceh yang terdiri dari 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes (pre-test dan post-test) untuk hasil belajar siswa, menggunakanlembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa terhadappenerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa persentase ketuntasan secara individual meningkat, pada siklus I terdapat 14 siswa yang tuntas secara individual, pada siklus II terdapat 18 siswa yang tuntas secara individual dari 20 orang siswa. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 62.5% pada siklus I menjadi 87.5% pada siklus ke II. Keterampilan guru dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT meningkat dari sedang (2,5) menjadi baik (3,4). Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal dan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT adalah 85% dari 20 siswa menjawab dapat memperjelas pemahaman terhadap materi yang dipelajari dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK