<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145281">
 <titleInfo>
  <title>RUSUNAMI DI BANDA ACEH PENDEKATAN EKO-ARSITEKTUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dwi Prabudiaseh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, selain sandang dan  pangan. Meningkatnya kebutuhan rumah sejalan dengan meningkatnya jumlah  penduduk, baik karena faktor kelahiran maupun faktor urbanisasi. Untuk Kota  Banda Aceh sendiri pertumbuhan penduduk diperkirakan 12.600 pertahunnya  Pengadaan rumah bagi masyarakat menengah ke  atas  dapat mudah terselesaikan dengan kemampuan ekonominya sendiri, namun bagi golongan menengah ke  bawah  merupakan beban persoalan. Pembangunan rumah susun dengan system  milik sebagai penciptaan perumahan yang berorientasi pada ekologi arsitektur dan penyediaan fasilitas pendukung yang  baik  diharapkan mampu menjadi solusi  kebutuhan rumah bagi masyarakat menengah ke bawah. karena pembangunannya  dapat mengurangi pemakaian lahan, sehingga tersedianya space untuk ruang terbuka dan keseimbangan  alarm  pun semakin terjaga  Eko-Arsitektur merupakan sebuah konsep dalam arsitektur yang menekankan adanya ketergantungan masyarakat secara fisik pada kondisi lingkungan. Namun  tidak  hanya pada bentuk massa bangunan, material, tata ruang  atau  pun nilai  Eko-Arsitektur juga mencakup kepedulian terhadap bangunan, fungsi bangunan, mengelola dan merawatnya. Penerapan dalam rancangan Rumah Susun Sederhana Milik ini dikaitkan dengan karakter  kearifan unsur lokal yang  ada,  masyarakat menengah ke bawah sebagai penghuninya. Yang umumnya memiliki tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah, namun rasa sosial yang tinggi.  Penerapan eko arsitektur baik dalam pengelolaan maupun desainnya  Rancangan rumah susun sederhana milik direncanakan berada di jalan Panglima Nyak Makam Kelurahan Ilie Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Terdiri  dari 3 tipe hunian yaitu tipe 25, 30 dan 36, dan dilengkapi dengan fasilitas  penunjang bagi penghuninya &#13;
 Kata kunci : Rumah susun, Hunian, Masyarakat Menengah Ke Bawah, Eko­  Arsitektur, Banda Aceh  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145281</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-06 15:25:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-06 15:25:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>