PASAR TRADISIONAL MEULABOH (TEMA : ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR ) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PASAR TRADISIONAL MEULABOH (TEMA : ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR )


Pengarang

Kartika Selytias Utami - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0441410038

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pasar Meulaboh merupakan sebuah pasar tradisional yang menyediakan kebutuhan sehari-hari masyarakat . Pasar ini berada di pusat kota Meulaboh sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan dan menjadi land mark kota Meulaboh
Kawasan Pasar Meulaboh mengalami kerusakan yang parah karena Gempa dan Tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 , sehingga Pasar Meulaboh kehilangan fungsi , sementara tuntutan masyarakat akan keberadaan kawasan ini sangat tinggi pasar ini maka Mengingat pentingnya perlu dilakukan tindakan untuk menghidupkan dan menata kembali Pasar Meulaboh untuk dapat menampung aktifitas dan mnengembalikan citrakawasan tersebut
Mengingat pentingnya pasar ini maka dilakukan perlu tindakan untuk menghidupkan dan menata kembali Pasar Meulaboh ini dalam suasana yang lebih baik. Keberadaan Pasar Meulaboh sebagai pasar tradisional tetap dipertahankan, namun perlu adanya penyesuain yang memodernisasi .
Untuk dapat mengaplikasikan hal tersebut maka dipakai tema arsitektur "Meo Vernaklar" yang merupakan salah satu pendekatan desain yang dapat menterjermahkan bentuk-bentuk pada bangunan vernacular ke dalam bentuk bangunan modern .
Proses perancangan dan penataaan diawali dengan melakukan pengenalan kawasan melalui survey dan observasi, pendekatan studi kasus dan studi kepustakaan serta pendekatan konsep fungsional yang menjadi tema perancangan . tahap selanjutnya adalah mengidentifikasi permasalahan yang timbul dengan mempertimbangkan batasan­ batasan rancangan yang digunakan. Untuk menyelesailan desain secara optimal perlu adanya konsep-konsep dalam merencanakan sebuah kawasan. Mulai dari konsep ruang luar dan permainan tapak yang telah ada, analisis, hingga konsep utilitas kawasan dan penyelesaiann ya yang sangat penting pada penataan dan kegiatan pasar . konsep ruang dalam dan pola sirkulasinya serta program ruang untuk konsep bangunan melalui proses gubahan massa dan bentuk rancangan . Hasil dari laporan ini berupa konsep-konsep dan Gambar rancangan sebagai hasil akhir

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK