Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI ANTIFUNGI MADU MONOFLORA MANGGA (MANGIFERA INDICA) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO
Pengarang
monisa hira - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1307101030010
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
616.969
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Candida albicans merupakan penyebab keputihan pada wanita dan penyakit kulit lainnya. Hampir 70% penyakit jamur diakibatkan Candida albicans. Saat ini banyak digunakan bahan alami sebagai alternatif dalam pengobatan Candida albicans, salah satunya dengan madu yang dianggap memiliki efek antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antifungi madu monoflora mangga (Mangifera indica) terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 kelompok perlakuan dan 4 pengulangan. Metode yang digunakan adalah metode difusi dengan menggunakan kertas cakram. Kekeruhan suspensi fungi disesuaikan dengan nilai absorbant 0,5-0,6 dari spektrofotometer. Biakan fungi di swab merata pada Sabauroud Dextrose Agar (SDA). Masing-masing cakram direndam madu dengan konsentrasi 25%, 50%, 75%, 100%, Nistatin 100 UI, dan aquades steril. Parameter yang diamati yaitu luas zona hambat yang terbentuk. Hasil penelitian dari tiap kelompok perlakuan diolah secara statistik dengan menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) yang menunjukkan perbedaan yang nyata pada taraf 0,05% untuk setiap konsentrasi perlakuan. Semakin tinggi konsentrasi, semakin luas zona hambat yang terbentuk. Konsentrasi madu menunjukkan daya antifungi terbaik pada konsentrasi 100% dengan diameter zona hambat 10,75 mm.
Kata kunci : Candida albicans, Madu Mangifera indica, antifungi, nistatin
ABSTRACT
Candida albicans is cause of leucorrhea in woman and others dermal disorders. Nearly 70% fungus disease was caused by Candida albicans. One of often used by traditionally therapy was by honey that useful as antifungus. The study is aim to understand presence antifungus activity of monoflora honey of mango (Mangifera indica) on Candida albicans growth by in vitro. The study was using Complete Randomized Design (CRD) with 6 groups of treatments and 4 refrains. Method used was diffusion by using paper disk. Whole functional suspension adjusted with absorbent value 0,5-0,6 of spectrophotometer. The fungus culture is spread evenly swabbed on Sabauroud Dextrose Agar (SDA). Each of disk soaked by honey at concentration 25%, 50%, 75% and 100% of Nystatin 100 UI, sterile aquades. The observed parameter that was blocked zone wide formed. Result of study of each treatment group was processed statistically by use analysis variance (ANOVA) with Least Significant Different test that indicated a significant different at level 0,05% to each treatment concentration. The higher of concentration the wider blocked zone formed. The honey concentration showed the best antifungus ability in concentration 100% with blocked zone diameter 10,75 mm.
Key Words: Candida albicans, Honey of Mangifera indica, antifungus, nystatin
Tidak Tersedia Deskripsi
UJI ANTIFUNGI MADU MONOFLORA MANGGA (MANGIFERA INDICA) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO (monisa hira, 2015)
PENGARUH DAUN ASAM JAWA (TAMARINDUS INDICA LINN) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (Cut Nyak Keumala , 2016)
EFEKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK TUMBUHAN SARANG SEMUT (MYRMECODIA TUBEROSA) ACEH JAYA TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ALBICANS (MUHAMMAD IRFAN TARIQ, 2026)
ISOLASI DAN UJI SENSITIVITAS ANTIFUNGI TERHADAP CANDIDA ALBICANS ISOLAT PADA TEMBOLOK AYAM BROILER (Venny Kartika Sari, 2024)
PENGARUH PERASAN BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO (Asnidar, 2015)