<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144899">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  WADAH  DAN LAMA  FERMENTASI TERHADAP MUTU KIMIA  DAN CITARASA  KOPI  ARABIKA GAYO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wahyuni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Propinsi Aceh  merupakan salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia, dengan  Dataran Tinggi Gayo  sebagai  daerah  penghasil  kopi  utama.   Lama fermentasi  yang   dilakukan oleh  para  petani  di  Dataran Tinggi  Gayo  sangat bervariasi, mulai dari 6 jam sampai 108 jam, dengan menggunakan wadah karung plastik,  namun   ada  pula  yang menggunakan ember plastik dan  keranjang rotan. Namun,  pengaruh jenis wadah fermentasi terhadap kualitas kopi  belum diketahui. Pada penelitian ini dikaji pengaruh wadah dan lama fermentasi guna mendapatkan  wadah yang tepat  dan lama fermentasi  yang optimum untuk  menghasilkan kopi dengan mutu citarasa yang tinggi .&#13;
          Penelitian ini  menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial  yang terdiri  dari 2 faktor. Faktor pertama adalah wadah  fermentasi  yang terdiri  dari 3 taraf  yaitu: WI  = keranjang rotan,  W2 = ember  plastik, dan W3 = karung  plastik. Faktor kedua  adalah lama fermentasi (L) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu LE  = 12 jam, L2 =24 jam,  dan  L3 36  jam, dengan  menggunakan kelompok, sehingga diperoleh 27  satuan  percobaan. Analisis yang  dilakukan terhadap kopi arabika  yang   dihasilkan   meliputi:   kadar  air,    pH,    kandungan   kafein,    dan organoleptik&#13;
          Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan wadah fermentasi (W)  dan  lama  fermentasi (L) berpengaruh  nyata  (p &lt; 0,05) terhadap  kadar air kopi, serta  lama fermentasi (L) berpengaruh sangat nyata (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144899</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-02 16:09:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-02 16:09:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>