<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144871">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT MEROKOK DENGAN KEJADIAN SINDROM MATA KERING PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Calvin Lewis Ardana Yahya Siahaan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sindrom mata kering adalah gangguan pada mata yang disebabkan oleh kekurangan&#13;
kelembaban, yang dapat mengganggu penglihatan dan kualitas hidup. Salah satu&#13;
faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya sindrom mata kering adalah kebiasaan&#13;
merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat&#13;
merokok dan kejadian sindrom mata kering pada mahasiswa Program Studi Teknik&#13;
Mesin Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional&#13;
dengan accidental sampling, melibatkan 109 mahasiswa yang memenuhi kriteria&#13;
inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Indeks Brinkman&#13;
dan OSDI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,5% mahasiswa merupakan&#13;
perokok ringan, 71,2% di antaranya mengalami sindrom mata kering, dan 46,8%&#13;
memiliki tingkat keparahan berat. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan&#13;
signifikan (p-value 0,000) dengan kekuatan moderat (koefisien korelasi 0,412)&#13;
antara tingkat merokok dan kejadian sindrom mata kering. Kesimpulan dari&#13;
penelitian ini adalah bahwa semakin tinggi tingkat merokok, semakin besar&#13;
kemungkinan mahasiswa mengalami sindrom mata kering dengan tingkat&#13;
keparahan yang lebih tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan&#13;
kesadaran akan dampak merokok terhadap kesehatan mata, terutama di kalangan&#13;
mahasiswa. &#13;
Kata kunci: Sindrom Mata Kering, Merokok, Mahasiswa, Teknik Mesin, Indeks&#13;
Brinkman, OSDI.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144871</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-02 15:14:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-02 16:14:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>