<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144763">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN VIDEO EDUKASI TEKNIK PENGGUNAAN INHALER TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN PENYAKIT PARU DI POLI PARU RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAHMA LINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit paru seperti asma dan PPOK membutuhkan terapi dengan sistem penghantaran inhalasi sebagai pengobatan utama. Namun, pengetahuan yang kurang tentang teknik penggunaan inhaler yang benar dapat mengurangi efektivitas terapi. Kesalahan penggunaan inhaler dapat meningkatkan risiko eksaserbasi dan efek samping, sehingga diperlukan edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien. Video edukasi digunakan sebagai sarana untuk pendidikan dan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat pengetahuan pasien terkait teknik penggunaan inhaler dan menganalisis pengaruh pemberian video edukasi teknik penggunaan inhaler terhadap tingkat pengetahuan pasien penyakit paru. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (Quasi eksperimen) dengan rancangan desain one group pretest-posttest. Rancangan desain penelitian ini terdiri dari pengukuran pengetahuan awal (pretest), kemudian pemberian video edukasi teknik penggunaan inhaler, selanjutnya pengukuran pengetahuan akhir (posttest). Sampel penelitian ini adalah pasien penyakit paru di Poli Paru RSUDZA yang memenuhi kriteria inklusi. Jumlah sampel penelitian ini adalah 96 orang. Penelitian ini mengunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan teknik yang berjenis purposive sampling. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, pasien penyakit paru di RSUDZA memiliki tingkat pengetahuan yang cukup (47,92%) serta edukasi yang dilakukan menggunakan video memberikan peningkatan pengetahuan yang signifikan (P value &lt; 0,05) dimana tingkat pengetahuan menjadi baik (76,04%). &#13;
&#13;
Kata kunci : Video Edukasi, Teknik Penggunaan Inhaler, Inhaler, Pengetahuan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144763</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 16:38:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-02 08:27:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>