<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144731">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN MESIN KERAJINAN BATOK KELAPA FOUR IN ONE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAKHRUL RAZI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas teknik pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Batok kelapa merupakan bagian keras dari buah kelapa, sering kali tidak dimanfaatkan dengan optimal dan hanya dibuang begitu saja. Padahal, batok kelapa memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk kerajinan. Kelapa (Cocos nucifera L.) merupakan tanaman tropis yang telah lama dikenal masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari penyebaran tanaman kelapa hampir seluruh wilayah Nusantara. Pemanfaatan batok kelapa dalam kerajinan tangan telah menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan. Namun, penggunaan batok kelapa dalam konteks ini masih terbatas karena proses pengolahan yang memakan waktu dan tenaga serta keterbatasan dalam inovasi desain dan teknik produksi. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan pendekatan inovatif dalam pengembangan mesin pengolahan limbah batok kelapa. Dalam konteks ini, perancangan dan pembangunan mesin kerajinan batok kelapa Four in One menjadi sangat relevan dan menjadi satu inovasi yang sangat bermanfaat bagi pengrajin limbah batok kelapa dikarenakan untuk saat ini pengrajin ingin membuat segala jenis kerajinan tangan cepat dan mudah. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun mesin pengolahan limbah batok kelapa Four in One sehingga dapat menghasilkan produk bahan dasar kerajinan batok kelapa dengan bersih dan mempercepat pekerjaan pembersihan batok bagi para pengrajin batok kelapa.&#13;
Penelitian rancang bangun mesin kerajinan batok kelapa four in one ini dilaksanakan di Gedung Pusat Mekanisasi dan Perbengkelan Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Peralatan yang digunakan saat melakukan penelitian ini yaitu: Las listrik, Dinamo listrik,  Gerinda, mata bor, mata gerinda penghalus, mata gerinda potong, spray gun (kompresor), Steel Wire Brush, dan alat perbengkelan lainnya. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyelesaikan penelitian ini adalah menentukan mekanisme kerja dari mesin four in one untuk kerajinan batok kelapa, proses analisis desain dan pembuatan gambar teknik, proses perancangan mesin dengan 4 mata dan fungsi yang berbeda dan analisa teknik. &#13;
	Mesin ini berhasil dirancang dengan menggunakan empat fungsi utama, yaitu Mesin kerajinan batok kelapa four in one dirancang dan dibangun dengan penggunaan empat fungsi utama, yaitu pemotongan, penghalusan, pembersihan sabut, dan pelubangan batok kelapa serta bisa bekerja dan  dioperasikan untuk pembuatan bahan baku batok kelapa. Pengujian menunjukkan bahwa mesin ini dapat beroperasi dengan baik, terbukti ketika  mesin dioperasikan oleh 5 operator mendapatkan 17,09 batok/jam dengan waktu rata rata 3,51 menit /batok. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya mesin ini sangat bagus digunakan untuk para pengrajin agar mempercepat proses pembuatan bahan baku batok kelapa untuk digunakan lebih lanjut seperti mangkuk, cangkir, asbak, pot bunga gantung dan lain-lain. Prinsip kerja mesin didasarkan pada transmisi daya yang stabil dan konsisten, yang memungkinkan kapasitas kerja mesin dan ketepatan dalam setiap fungsi. Meskipun demikian, terdapat peluang untuk meningkatkan kinerja mesin lebih lanjut melalui optimasi pada sistem transmisi daya dan kecepatan putaran mata pemotong.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>631.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144731</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 15:38:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 16:07:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>