<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144701">
 <titleInfo>
  <title>UJI KINERJA ALAT PEMBERIAN PUPUK CAIR OTOMATIS WATER PUMP DC MENGGUNAKAN SELENOID VALVE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faisal Rizki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas teknik pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan pupuk cair dapat memberikan dampak positif, seperti penyerapan nutrisi yang lebih cepat oleh tanaman, kustomisasi nutrisi sesuai kebutuhan spesifik, efisiensi penggunaan yang lebih baik, dan kemudahan dalam penerapan melalui sistem irigasi. Namun, di sisi lain, penggunaan pupuk cair juga memiliki dampak negatif, seperti risiko overdosis yang dapat menyebabkan keracunan bagi tanaman dan pencemaran lingkungan, keterbatasan masa simpan yang lebih pendek, biaya produksi yang lebih tinggi, serta potensi dampak negatif terhadap ekosistem lokal jika tidak digunakan secara bijaksana. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan pupuk cair dengan cara yang tepat agar manfaatnya dapat dimaksimalkan dan dampak negatifnya diminimalkan. Sistem pemupukan otomatis akan mengurangi penggunaan pupuk yang berlebihan dan sistem pemupukan yang otomatis akan menghemat waktu dan sumber daya karena nutrisi berupa pupuk dan air diberikan ketika benar-benar dibutuhkan dan dengan jumlah yang tepat. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini di variasikan pada tiga tanaman jagung, tomat dan cabai. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan sensor NPK untuk membaca kadar NPK dalam tanah dan pompa motor dc untuk memberikan pupuk NPK cair pada tanah.&#13;
Pemograman Arduino uno dilakukan dengan memasukkan kode program dan kode sensor soil NPK pada aplikasi Arduino yang berfungsi untuk menjalankan perintah pada rangkaian alat sensor soil NPK. Pada pemograman arduino uno ini bertujuan memasukkan kata perintah/cooding pada aplikasi arduino yang dimana setiap komponen memiliki kata perintah/cooding yang berbeda baik pembacaan sensor dan relay yang berfungsi untuk memerintah pengeluaran pupuk melalui selenoid valve. Sehingga pada cooding tersebut dapat menentukan kebutuhan pupuk sesuai dengan pembacaan sensor soil NPK pada tanah dan menggunakan sistem cooding perhitungan menggunakan dan terhubung ke komputer.&#13;
Alat pemberian pupuk cair otomatis water pump dc menggunakan selenoid valve  ini memiliki prinsip Pada tahap pertama terdapat power, dimana power tersebut selalu dalam keadaan hidup akan tetapi motor belum tentu off/on tetap bergantung pada pembacaan sensor. Pada tahap kedua, sensor soil NPK akan membaca kondisi pada tanah agar dapat mengetahui unsur hara pada tanah. Tahap ketiga hasil dari sensor tersebut akan dikirim ke Arduino uno, sehingga arduino uno dapat membandingkan tingkat standar unsur hara yang telah diatur pada pemograman. Tahap keempat, Arduino akan memerintahkan water pump dc dan selenoid valve untuk mengeluarkan Cairan jika kadar unsur hara pada tanah di bawah set point yang telah di tentukan dan begitupun sebaliknya jika kadar unsur hara pada tanah sudah mencukupi maka alat tidak akan mengeluarkan cairan.&#13;
Hasil pengujian alat ini diperoleh nilai dari 5 sampel yang berbeda-beda, jika data N,P,K yang dibaca oleh sensor soil dibawah set point yang telah di input kedalam sistem alat maka water pump dc dan selenoid valve   akan aktif untuk mengeluarkan cairan pupuk, jika data N,P,K yang dibaca oleh sensor soil diatas set point maka water pump dc dan selenoid tidak akan aktif yang dimana berarti kadar unsur hara dalam tanah sudah mencukupi. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZERS - USE</topic>
 </subject>
 <classification>631.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144701</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 13:42:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 15:11:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>