<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144667">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN INDEKS GLIKEMIK TINGGI DENGAN DERAJAT KEPARAHAN AKNE VULGARIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI AGHNIA QALBI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Akne vulgaris (AV) adalah kondisi peradangan kronis pada unit pilosebasea &#13;
dengan prevalensi mencapai 80-100% pada usia remaja dan dewasa muda. &#13;
Makanan dengan indeks glikemik (IG) tinggi diduga berperan dalam patogenesis &#13;
AV melalui peningkatan produksi hormon insulin, namun hubungan ini masih &#13;
kontroversial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan &#13;
makanan indeks glikemik tinggi dengan derajat keparahan AV pada mahasiswa &#13;
Prodi Pendidikan Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan &#13;
studi analitik observasional dengan desain cross sectional dengan sampel berjumlah &#13;
87 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purpossive sampling. &#13;
Pengumpulan data asupan makanan menggunakan Food Frequency Questionnaire&#13;
(FFQ), sedangkan derajat keparahan AV dinilai menggunakan kriteria Lehman.&#13;
Analisis statistik menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov untuk &#13;
menentukan distribusi data dan uji korelasi spearman untuk analisis hubungan antar &#13;
variabel. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami AV &#13;
derajat ringan (54,0%), diikuti derajat sedang (33,3%), dan derajat berat (12,6%), &#13;
dengan sebagian besar responden memiliki asupan makanan IG tinggi dalam&#13;
kategori tinggi (52,9%). Hasil uji spearman menunjukkan terdapat hubungan yang &#13;
signifikan antara asupan makanan indeks glikemik tinggi dengan derajat keparahan &#13;
akne vulgaris (p=0,013)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144667</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 11:55:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 11:59:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>