Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENENTUAN KARAKTERISTIK PARIWISATA DAN MODEL JUMLAH WISATAWAN UNTUK KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH
Pengarang
Nelva Amelia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1008101010031
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
519.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pariwisata merupakan salah satu sektor andalan yang diharapkan mampu menambah pendapatan daerah. Untuk itu perlu diperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan sektor pariwisata seperti produk pariwisata. Produk pariwisata dapat menggambarkan karakteristik daerah tujuan wisata, dimana karakteristik daerah tujuan wisata dapat mempengaruhi keputusan wisatawan untuk mengunjungi daerah tujuan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pariwisata di Provinsi Aceh menggunakan analisis biplot dan untuk melihat pengaruh karakteristik pariwisata terhadap jumlah wisatawan di Provinsi Aceh dari tahun 2008-2013 dengan analisis regresi data panel pendekatan model efek tetap (MET). Berdasarkan grafik biplot yang diperoleh dapat diketahui bahwa kabupaten/kota yang unggul dalam jumlah objek wisatanya adalah Aceh Selatan, Aceh Besar, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Barat, Aceh Jaya, Sabang, dan Banda Aceh. Kabupaten/kota yang unggul dalam jumlah toko cinderamatanya adalah Aceh Selatan, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Aceh Singkil, Sabang, dan Banda Aceh. Kabupaten/kota yang unggul dalam jumlah restorannya adalah Aceh Selatan, Aceh Tengah, Langsa, Sabang, dan Banda Aceh. Kabupaten/kota yang unggul dalam jumlah akomodasinya adalah Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Lhokseumawe, Langsa, Sabang, dan Banda Aceh. Kabupaten/kota yang unggul dalam jumlah agen perjalanannya adalah Aceh Singkil, Lhokseumawe, Langsa, Subulussalam, Sabang, dan Banda Aceh. Sedangkan kabupaten/kota lainnya belum unggul dalam jumlah produk pariwisata karena cenderung memiliki jumlah produk pariwisata yang rendah atau di bawah rata-rata. Grafik biplot yang didapat mampu mererangkan 83.8% hubungan antar peubah produk pariwisata. Berdasarkan model efek tetap pada data panel pariwisata Provinsi Aceh terdapat produk pariwisata yang mempengaruhi jumlah wisatawan di Provinsi Aceh yaitu akomodasi, restoran, dan objek wisata. Model efek tetap mampu menjelaskan 78.8% hubungan antara peubah produk pariwisata terhadap jumlah wisatawan di Provinsi Aceh.
Kata kunci: pariwisata Provinsi Aceh tahun 2008-2013, analisis biplot, analisis regresi data panel, model efek tetap
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI PENENTUAN RUTE PERJALANAN WISATA KOTA BANDA ACEH (KHAIRUL, 2017)
PENGARUH PENDAPATAN PARIWISATA, KUNJUNGAN WISATAWAN, INFASTRUKTUR, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI ACEH (Zeary Saputra, 2023)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN DAERAH SEKTOR PARIWISATA KOTA BANDA ACEH. (ZELVIAN SHELLA, 2014)
KARAKTERISTIK WISATAWAN KE KOTA SABANG YANG MELALUI KOTA BANDA ACEH (Muhammad Berry, 2016)
PENGARUH PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA SABANG (Shakhibul Amnar, 2016)