<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144647">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DEBIT RENCANA METODE HASPERS UNTUK MENENTUKAN ANGKA DESAIN DRAINASE LAHAN PERTANIAN KERING KECAMATAN SEULIMEUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sarah Nadia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas teknik pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perancangan saluran drainase adalah langkah penting dalam upaya meningkatkan hasil pertanian, terutama pada lahan pertanian kering di Kecamatan Seulimeum, masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya saluran drainase yang efektif dan ekonomis, yang menyebabkan risiko kegagalan panen akibat limpasan air yang berlebihan. Tanpa saluran drainase yang baik, air hujan atau limpasan dapat menggenangi lahan, menyebabkan kerusakan tanaman, penurunan kualitas tanah, dan akhirnya mempengaruhi produktivitas pertanian. Saluran drainase yang dirancang dengan baik berfungsi untuk mengelola dan mengalirkan kelebihan air secara efisien, mengurangi risiko genangan, dan mencegah penguapan yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Dalam menentukan angka desain saluran drainase pada suatu lahan dilakukan dengan menghitung debit rencana yang dijadikan patokan dalam perancangan saluran drainase, sehingga nantinya saluran tersebut mampu menampung debit atau limpasan. Debit dapat dihitung menggunakan analisis metode Haspers yang selanjutnya menentukan angka desain saluran drainase berdasarkan acuan dari debit rencana. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis debit rencana metode Haspers untuk menentukan angka desain saluran drainase yang tepat pada lahan pertanian kering di  Kecamatan Seulimeum.&#13;
	Metode penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis data sekunder berupa data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun (2014-2023) yang di peroleh dari website data online BMKG, data spasial berupa peta administrasi, peta lokasi penelitian, dan peta kelerengan. Data ini digunakan untuk menganalisis distribusi frekuensi curah hujan menggunakan metode distribusi Normal, distribusi Log Normal distribusi Log Person Type III dan distribusi Gumbel yang kemudian dipilih satu distribusi yang memenuhi syarat penetuan distribusi. Setelah didapatkan kemudian dicari nilai curah hujan rencana untuk menentukan debit rencana berdasarkan metode Haspers dan selanjutnya digunakan untuk menetukan angka desain saluran drainase berdasarkan acuan dari debit rencana. &#13;
	Hasil Penelitian menunjukkan bahwa debit rencana metode Haspers dengan kala ulang 10 tahun didapatkan dua angka desain drainase yaitu drainase lahan dan drainase utama. Pada Drainase lahan debit rencana yang dijadikan patokan adalah debit rencana dari lahan 1, 2 dan 3 yang paling besar nilai nya yaitu pada lahan 2 dengan debit sebesar 9.4025 m3/det. Sehingga didapatkan angka desain drainase yaitu kedalaman air (h) 3.50 m, lebar bawah (b) 7.00 m, luas penampang (A) adalah 24.50 m, keliling basah (P) 14.00 m, jari-jari hidrolik (R) 1.75 m, kemiringan dasar saluran 0.010, kecepatan hitung (Vh) 0.39 m/det, dan debit saluran (Qh) 9.5743 m3/det, tinggi jagaan (W) 1.32 m dan tinggi total (H) 4.82 m. Sedangkan Drainase utama didapatkan debit rencana dari lahan total yaitu sebesar 15.6029 m3/det. Untuk lahan ini angka desain yang didapatkan yaitu kedalaman air (h) 3.80 m, lebar bawah (b) 7.60 m, luas penampang (A) adalah 28.88 m, keliling basah (P) 15.20 m, jari-jari hidrolik (R) 1.90 m, kemiringan dasar saluran 0.011, kecepatan hitung (Vh) 0.54 m/det, dan debit saluran (Qh) 15,6820 m3/det, tinggi jagaan (W) 1.38 m dan tinggi total (H) 5.18 m&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DRAINAGE - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>631.62</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144647</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 10:55:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-31 11:40:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>