<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144535">
 <titleInfo>
  <title>UPAYA GURU DALAM MENGATASI TERJADINYA PERILAKU TAWURAN ANTAR PELAJAR DI SMK KOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syifa Humaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bimbingan dan Konseling</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Syifa Humaira, (2024). Upaya Guru Dalam Mengatasi Terjadinya Perilaku Tawuran Antar Pelajar di SMK Kota Lhokseumawe. Skripsi. Universitas Syiah Kuala. Dibawah bimbingan Drs. Martunis, M.Si., dan Dara Rosita, S.T., S.Pd., M.Ed.&#13;
Tawuran merupakan perkelahian atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok remaja. Peristiwa tawuran seringkali melibatkan kekerasan fisik dan bisa menyebabkan kerusakan harta benda, cedera, bahkan kematian. Perilaku ini tidak hanya mengancam keselamatan pelajar itu sendiri, tetapi juga menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Sebagai bagian integral dari lingkungan pendidikan, guru memegang peran penting dalam pendidikan karakter dan pembentukan perilaku siswa. Upaya guru terhadap tawuran antar pelajar bisa mempengaruhi upaya pencegahan dan penanganan kasus-kasus tawuran di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran tingkat upaya guru dalam mengatasi terjadinya perilaku tawuran antar pelajar di SMK kota Lhokseumawe. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan ke sekolah dan disebarkan secara online kepada guru-guru. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMK kota Lhokseumawe yang berjumlah 224 dengan sampel 144 guru. Teknik pengumpulan sampel menggunakan sampling sukarela (voluntary sampling) dan teknik perhitungan sampel menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian didapatkan bahwa upaya guru dalam mengatasi perilaku tawuran antar pelajar di SMK kota Lhokseumawe berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 72.2% yang berarti lebih dari setengahnya guru SMK di kota Lhokseumawe memiliki upaya yang sangat tinggi dalam mengatasi tawuran antar pelajar di kota Lhokseumawe. Selanjutnya dilakukan analisa per aspek diketahui bahwa upaya yang paling tinggi dilakukan guru ialah upaya pembinaan sebagian besar berada di kategori sangat tinggi dengan presentase 81.9% yang artinya sebagian besar guru memiliki upaya. Sedangkan upaya preventif lebih dari setengahnya guru telah berupaya dalam mengatasi terjadinya tawuran dengan presentase 77.1%, dan upaya kuratif dengan presentase 61.8% yang artinya lebih dari setengahnya guru telah melakukan upaya  tersebut.&#13;
&#13;
Kata kunci : Upaya guru, Tawuran&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 19:08:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 20:49:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>