<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144367">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN AKTIVITAS FISIK DAN PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN DISMENORE PADA SISWI SMA NEGERI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT HANIN ZUHAIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Introduksi: Dismenore merupakan masalah ginekologi yang sering dikeluhkan oleh wanita pada usia reproduksi, tercatat sekitar 50-90% wanita yang mengalaminya. Terdapat faktor-faktor yang memicu terjadinya dismenore, seperti aktivitas fisik yang rendah dan paparan asap rokok. Menurut Riskesdas tahun 2018, terjadi peningkatan angka aktivitas fisik yang rendah pada remaja Indonesia. Aktivitas fisik yang tidak optimal akan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit dan memicu terjadinya dismenore. Selain aktivitas fisik yang rendah, paparan asap rokok diduga dapat menyebabkan dismenore. Terdapat senyawa dalam asap rokok yang dapat menimbulkan proses peradangan sehingga hal ini dapat memicu dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik dan paparan asap rokok dengan dismenore pada siswi SMA Negeri di Kota Banda Aceh. &#13;
Metode: Penelitian ini merupakan analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian dilakukan di 5 SMA Negeri di Kota Banda Aceh. Besar sampel penelitian adalah siswi SMA yang berjumlah 95 sampel, kemudian peneliti menambahkan 10 sampel pada setiap SMA, sehingga total seluruh sampel penelitian mencapai 145 sampel. &#13;
Hasil: Total sampel pada penelitian menjadi 141 sampel, dikarenakan terdapat 4 sampel yang tidak memenuhi kriteria eksklusi. Hasil analisis univariat didapatkan mayoritas sampel mengalami dismenore sedang (53,2%), dengan tingkat aktivitas fisik sedang (58,9%) dan tingkat paparan asap rokok yang sedang (48,9%). &#13;
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas siswi SMA Negeri di Kota Banda Aceh mengalami dismenore sedang dengan tingkat aktivitas fisik dan paparan asap rokok yang sedang.&#13;
Kata Kunci: Dismenore, Aktivitas Fisik, Paparan Asap Rokok&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DYSMENORRHEA - GYNECOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>618.172</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144367</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 13:47:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 16:34:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>