<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144303">
 <titleInfo>
  <title>STUDENTS PERCEPTIONS ON THE USE OF ANIMATION MOVIES IN LEARNING ENGLISH VOCABULARY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safira Fitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan film animasi dalam pembelajaran kosakata bahasa Inggris. Data dalam penelitian ini diperoleh dari 23 siswa kelas III SMP N 1 Kuta Baro. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara yang memuat tiga aspek persepsi yaitu kognitif, afektif dan konatif. Angket dibagikan kepada 23 siswa kelas III dan wawancara dilakukan terhadap 6 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa setuju bahwa mereka memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap pembelajaran kosakata bahasa Inggris melalui film animasi. Siswa beranggapan bahwa penggunaan film animasi sebagai media pembelajaran kosakata lebih efektif daripada hanya belajar melalui buku. Namun, tidak semua siswa menganggap penggunaan film animasi dapat meningkatkan kosakata bahasa Inggris mereka. Hal ini termasuk kurangnya minat mereka dalam mengingat kosakata bahasa Inggris yang telah mereka pelajari, serta fakta bahwa mereka tidak merasa perlu menggunakan kosakata bahasa Inggris di lingkungan mereka. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa yang merasa lebih memahami pembelajaran kosakata bahasa Inggris melalui media film animasi tidak selalu berdampak pada peningkatan kosakata bahasa Inggris mereka sendiri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144303</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 11:18:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 14:37:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>