<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144301">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOSILIKA DARI LIMBAH KULIT PADI VARIETAS SIGUPAI ENDEMIK ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wafiq Alni Dzulhijjah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Magister Teknik Kimia</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanosilika dari limbah kulit padi varietas Sigupai endemik Aceh, sebagai alternatif pemanfaatan limbah pertanian yang berkelanjutan. Proses sintesis dilakukan dengan metode sol-gel dengan mengkaji pengaruh suhu pembakaran kulit padi (600°C, 700°C, dan 800°C), serta ekstraksi menggunakan larutan NaOH 4N dengan variasi jenis asam (HCl dan HNO3). Nanosilika yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) untuk morfologi, Fourier Transform Infra-Red (FTIR) untuk gugus fungsi, X-Ray Fluorescence (XRF) untuk komposisi unsur, X-Ray Diffraction (XRD) untuk fasa nanosilika, dan Particle Size Analyzer (PSA) untuk ukuran partikel. Hasil menunjukkan, suhu pembakaran 800°C dengan HNO3 menghasilkan nanosilika berkualitas tinggi dengan yield tertinggi sebesar 51,98% dan kandungan silika mencapai 94,59%. Karakterisasi SEM mengungkapkan masing-masing sampel silika memiliki struktur berpori yang seragam. Analisis FTIR mengidentifikasikan keberadaan gugus silanol (Si-OH) dan siloksan (Si-O-Si) sebagai gugus fungsi utama. Pola XRD juga menunjukkan keberadaan silika amorf dan silika kristal dengan indeks kristalinitas 68,45% dan 42,90% serta ukuran kristalit rata-rata 8-15 nm. Hal ini juga selaras dengan hasil analisa PSA yang menunjukkan distribusi ukuran partikel silika &gt;23 nm. Hasil ini menjadikan produk nanosilika sangat sesuai untuk aplikasi teknologi membran komposit. Penelitian ini menegaskan potensi limbah kulit padi sebagai sumber nanosilika berkualitas tinggi yang dapat dimanfaatkan dalam aplikasi teknologi maju, sekaligus menawarkan solusi inovatif dalam pengelolaan limbah pertanian. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan material fungsional yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan teknologi masa depan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Sigupai, nanosilika, suhu pembakaran, HCl, HNO3, sol-gel.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144301</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 11:16:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 14:34:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>