<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144267">
 <titleInfo>
  <title>INFERIORITAS PADA REMAJA SMP BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fazillah Husna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fazillah Husna (2024). Inferioritas Remaja SMP Banda Aceh. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Nurbaity, S.Pd., M.Ed dan Khairiah S.Pd., M.Ed&#13;
&#13;
Inferioritas merupakan  rasa diri kurang atau rasa rendah diri yang timbul karena perasaan kurang berharga atau kurang mampu dalam kehidupan sehari-hari. Pada saat memasuki masa remaja yang merupakan masa peralihan antara anak-anak menuju dewasa, dapat digambarkan sebagai masa penuh dengan tekanan. Perubahan perubahan yang terjadi selama masa perkembangan remaja dapat meningkatkan risiko kesepian pada individu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran inferioritas pada remaja SMP di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun jumlah untuk populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP N 1 Banda Aceh, SMP N 6 Banda Aceh, SMP N 8 Banda Aceh, SMP N 10 Banda Aceh, SMP N 18 Banda Aceh. Jumlah sampel penelitian adalah 353 siswa, pemilihan sampel dilakukan dengan Teknik Probability yaitu purposive sampling. Cara mengumpulkan data menggunakan Angket Inferioritas Remaja. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa gambaran inferioritas remaja SMP di Kota Banda Aceh adalah sedikit sekali siswa yang memiliki tingkatan inferioritas pada kategori sangat rendah dengan jumlah 18 sampel (5,1%), sebagian kecil remaja memiliki tingkatan inferioritas pada kategori rendah yaitu 99 sampel (28%), kurang dari setengah remaja di kota Banda Aceh memiliki gambaran inferioritas berada pada kategori sedang dengan jumlah sampel adalah 157 (44,5%. Sedikit sekali remaja yang memiliki Gambaran inferioritas berada pada kategori tinggi yaitu 57 sampel (16,1%). Selanjutnya pada tingkatan sangat tinggi sedikit sekali siswa yang memiliki gambaran inferioritas berada pada tingkatan sangat tinggi yaitu hanya 22 sampel (6,2%) Sesuai data diatas maka gambaran inferioritas remaja SMP di wilayah Kota Banda Aceh rata-rata berada pada kategori sedang karena persesntasenya paling tinggi dengan setengah sampel berada pada tingkatan tersebut. &#13;
&#13;
Kata kunci : 	Inferioritas , Remaja</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144267</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-29 20:06:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-30 10:05:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>