<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144155">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK ARANG LIMBAH KELAPA MUDA UNTUK BAHAN BAKU BIOBRIKET</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ikhsan Kamal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas teknik pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan konsumsi energi dan ketergantungan pada bahan bakar fosil telah menyebabkan emisi gas rumah kaca dan berkontribusi pada perubahan iklim. Salah satu solusi yang menjanjikan untuk mengurangi ketergantungan ini adalah biobriket, bahan bakar alternatif yang terbuat dari biomassa seperti limbah kelapa muda. Limbah ini sering kali menjadi masalah lingkungan di daerah penghasil kelapa, namun memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan. Untuk saat ini, proses pencampuran bahan baku biomassa untuk produksi biobriket masih sering dilakukan secara tradisional (manual) atau menggunakan mesin pencampur yang umumnya dirancang untuk industri lain. Karena itu, diperlukan mesin pengaduk modern yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dalam proses produksi biobriket, tentunya hasil dari mesin pengaduk modern ini akan lebih baik dibandingkan dengan cara tradisional atau manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pengaduk arang limbah kelapa muda yang efisien untuk produksi biobriket.&#13;
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Perbengkelan Pertanian Universitas Syiah Kuala pada bulan April 2024. Rangka mesin pengaduk dirancang menggunakan besi siku 4 cm x 4 cm dengan tinggi rangka 80 cm, panjang 28 cm dan lebar 26 cm dan menggunakan tabung berkapasitas 20.096 cm³ dengan kecepatan sudut pengadukan 1,75 rad/s. Mesin diuji menggunakan arang limbah kelapa muda yang telah halus dan dicampur dengan perekat tepung tapioka dengan perbandingan 100% berat bahan baku yaitu arang limbah kelapa muda yang telah dihaluskan dan 30% larutan perekat yaitu air dan tepung tapioka. Berdasarkan berat bahan yang diaduk sebesar 5,45 kg, gaya yang dihasilkan sebesar 53 N. Dengan  jari-jari panjang lengan pengaduk 0,14 meter, torsi yang dihasilkan adalah 7,4 Nm. Perhitungan kebutuhan daya mesin pengaduk arang kelapa muda diperoleh sebesar 12,95 watt. Mesin motor listrik  penggerak yang digunakan memiliki daya 0,37 kW (370 Watt) dan dilengkapi dengan reducer rasio 1:60 yang menghasilkan kecepatan output 16,67 rpm.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin mampu mencampur bahan secara merata dalam waktu 17 menit, menghasilkan adonan yang homogen. Mesin memiliki kapasitas teoritis sebesar 22,67 kg/jam, sedangkan kapasitas aktual sebesar 18,6 kg/jam dengan efisiensi 82%. Efisiensi sebesar 82% menunjukkan bahwa mesin bekerja secara optimal dalam mencampur bahan baku biobriket, dengan tingkat kehilangan performa yang relatif kecil.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>631.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144155</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 16:10:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 16:55:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>