<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144143">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS DAN KARAKTERISASI MORFOLOGI, UKURAN DAN POLA DIFRAKSI TRIKALSIUM SILIKAT TRIKALSIUM SILIKAT BERBAHAN DASAR BATU GAMPING SEBAGAI MATERIAL DASAR BIOCERAMIC SEALER ENDODONTIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALFA MARZATILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sealer memiliki peranan penting dalam bidang endodontik terutama pada tahap obturasi dari perawatan saluran akar gigi. Salah satu sealer bioceramic yang memiliki kemampuan yang baik dalam hal bioaktivitas dan biomineralisasi adalah sealer berbasis trikalsium silikat. Kandungan utama dari trikalsium silikat adalah kalsium&#13;
karbonat (CaCO3) yang banyak didapatkan di bebatuan seperti batu gamping. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi trikalsium silikat yang berbahan dasar batu gamping yang sudah dikalsinasi dan SiO2 dengan variasi rasio yaitu 3:1 (TCS 31) dan 4:1 (TCS 41) dengan metode solid state reaction dan&#13;
dikarakterisasi menggunakan Transmission Electron Microscopy (TEM) untuk melihat morfologi, ukuran partikel dan pola difraksi. Hasil karakterisasi dengan TEM menunjukkan morfologi yang bervariasi seperti berbentuk bulat dan silinder pada TCS 31, sedangkan pada TCS 41 memiliki morfologi seperti butiran-butiran kecil dan seragam. Hasil pengamatan TEM juga menunjukkan distribusi ukuran partikel sebesar 16 nm pada TCS 31 dan 4 nm pada TCS 41 yang diukur menggunakan software imageJ, dan terbentuknya senyawa trikalsum silikat juga terbukti dari pola SAED dengan memperlihatkan cincin difraksi yang merepresentasikan bidang-bidang kristal trikalsium silikat dengan hkl 221, 113, 033 dan 303, sedangkan nilai hkl 101, 112 dan 021 merepresentasikan bidang-bidang kristal SiO2. Dapat disimpulkan bahwa hasil sintesis trikalsium silikat yang berbahan dasar batu gamping dengan rasio 3:1 dan 4:1 menunjukkan karakterisasi berupa ukuran partikel nano yang masih mempunyai potensi untuk dapat berpenetrasi ke dalam tubulus dentin dan meningkatkan sifat flow yang nantinya akan membuat sealer lebih mudah untuk mengisi area yang sulit diakses.&#13;
&#13;
Kata kunci : Sealer endodontik, batu gamping, trikalsium silikat, TEM, nanopartikel.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ENDODONTICS</topic>
 </subject>
 <classification>617.634 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144143</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 15:53:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 17:16:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>