<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144077">
 <titleInfo>
  <title>FREKUENSI DAN DISTRIBUSI ULKUS TRAUMATIK SETELAH PENCABUTAN GIGI DI RUMAH SAKIT GIGI MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA (PERIODE JUNI-JULI 2024)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU MUHAMMAD NAUFAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencabutan gigi adalah prosedur umum dalam perawatan gigi untuk mengangkat gigi yang tidak dapat dirawat lagi, menggunakan instrumen seperti tang dan elevator. Prosedur ini dapat menyebabkan cedera jaringan lunak, yang sering kali disebabkan oleh manipulasi instrumen yang tidak tepat, dan area yang paling sering mengalami trauma adalah mukosa bukal, dasar mulut, langit-langit mulut, dan daerah retromolar. Ulkus traumatik dapat muncul setelah pencabutan gigi akibat kerusakan pada jaringan mulut, sering disebabkan oleh kontak dengan bahan tajam atau tekanan berlebihan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ulkus ini umumnya terjadi pada lidah, bibir, dan mukosa bukal. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji frekuensi dan distribusi ulkus traumatik setelah pencabutan gigi di Rumah Sakit Gigi Mulut Fakultas Universitas Syiah Kuala (RSGM USK) sebagai sumber informasi ilmiah yang belum tersedia. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode consecutive sampling, dimana semua subjek yang datang ke RSGM USK dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan dalam penelitian sampai jumlah subjek yang diperlukan terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan dari 90 pasien yang melakukan pencabutan gigi di RSGM USK periode Juni-Juli 2024 didapatkan bahwa pasien yang mengalami Ulkus Traumatik yaitu sebanyak 11 pasien (12,2%) dan pasien yang tidak mengalami Ulkus Traumatik yaitu sebanyak 79 pasien (87,8%) dan terdapat paling banyak terjadi pada regio posterior rahang bawah dengan jumlah 6 kasus (54,5%). Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terjadinya ulkus traumatik hanya 11 (12,2%) dari 90 pasien yang telah melakukan pencabutan gigi di Rumah Sakit Gigi Mulut Universitas Syiah Kuala.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pencabutan Gigi, Penyakit Mulut, Ulkus Traumatik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TOOTH EXTRACTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOOTH TISSUES - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>617.66</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144077</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 14:44:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-08 09:54:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>