<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144055">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SIFAT IONIK EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP PELEPASAN NITRIC OXIDE BAKTERI ENTEROCOCCUS FAECALIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Alika Soraya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Enterococcus faecalis adalah bakteri Gram-positif yang ditemukan di dalam rongga mulut dan merupakan penyebab kegagalan dalam perawatan saluran akar gigi. Bakteri ini memiliki berbagai metode pertahanan diri, salah satunya adalah dengan memproduksi nitric oxide. Nitric oxide merupakan radikal bebas yang dapat berfungsi sebagai faktor virulensi bagi Enterococcus faecalis. Produksi nitric oxide secara endogen oleh bakteri ini dapat meningkatkan respirasi aerobik, sehingga mendukung pertumbuhan sel bakteri tersebut. Oksigen adalah salah satu kebutuhan dasar dalam berbagai aktivitas sel bakteri, sehingga infeksi dapat dikenali melalui peningkatan konsumsi oksigen. Perubahan aktivitas oksigen dalam sel dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah perubahan konduktivitas yang merupakan bagian dari sifat ionik. Untuk mencegah produksi nitric oxide yang berlebihan akibat paparan bakteri E. faecalis, tubuh memerlukan zat antioksidan yang dapat menurunkan kadar nitric oxide dan melindungi sel dari kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar nitric oxide yang dihasilkan oleh E. faecalis serta hubungan antara ekstrak daun kelor dengan sifat ionik dan produksi nitric oxide oleh bakteri Enterococcus faecalis. Pengujian dilakukan dengan menginteraksikan E. faecalis dengan berbagai konsentrasi ekstrak daun kelor (0,5%, 1%, 2%, 3%), kontrol positif menggunakan klorheksidin 0,2%, dan kontrol negatif menggunakan akuades. Perlakuan dilakukan selama waktu inkubasi 24, 48, dan 72 jam. Uji kadar nitric oxide dilakukan menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR), sedangkan uji sifat ionik dilihat dari aspek konduktivitas menggunakan conductivity meter  dan hasil konduktivitas tertinggi ditunjukkan oleh klorhexidine 0,2% sebesar 0,18 S/m pada waktu inkubasi 24 dan 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor dapat  menurunkan kadar nitric oxide yang dihasilkan oleh E. faecalis, dengan konsentrasi terbaik untuk menurunkan kadar tersebut adalah 3% pada waktu inkubasi 24, 48, dan 72 jam dan untuk uji konduktivitas tertinggi adalah CHX 0,2% sebesar 0,18 S/m pada waktu inkubasi 24 dan 48 jam.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144055</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 13:16:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 15:10:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>