<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144051">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS TRIKALSIUM SILIKAT BERBAHAN DASAR BATU GAMPING ACEH SEBAGAI MATERIAL DASAR SEALER ENDODONTIK DAN ANALISIS MORFOLOGI SERTA SEBARAN UNSURNYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADE HUSNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Sealer adalah bahan yang digunakan untuk mengisi saluran akar. Sealer berbahan dasar bioceramic memiliki biokompatibilitas dan bioaktivitas yang sangat baik. Trikalsium silikat (Ca3SiO5) merupakan salah satu komponen utama dari sealer bioceramic yang berbasis kalsium silikat yang dapat disintesis melalui metode solid state reaction dari CaCO3 murni dan SiO2. Bubuk batu gamping di Kecamatan Lhoknga yang telah dikalsinasi mengandung CaCO3 sebesar 61,8%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis trikalsium silikat dari bubuk batu gamping Aceh yang sudah dikalsinasi dan SiO2 dengan variasi rasio yaitu 3:1 (TCS 31) dan 4:1 (TCS 41) dengan metode solid state reaction dan melakukan karakterisasi morfologi, sebaran, dan komposisi unsur kimianya. Metode: Analisis dilakukan menggunakan alat uji SEM-EDX dan XRF yang akan diberlakukan analisis kualitatif. Hasil: Analisis Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan morfologi yang sama pada TCS 31 dan TCS 41 berupa bulat kecil, padat dengan ukuran partikel yang hampir seragam. Partikel yang berukuran kecil ini dapat meningkatkan penetrasi trikalsium silikat ke dalam tubulus dentin dan meningkatkan flow saat dijadikan sebagi bahan dasar sealer. Hasil analisis Energy Dispersive X-ray (EDX) dan X-Ray Fluoresence (XRF) pada sampel TCS 31 dan TCS 41 menunjukkan terbentuknya trikalsium silikat yang ditunjukkan dari adanya komponen utama trikalsium silikat yaitu unsur Ca, Si dan O. Kandungan unsur Ca pada TCS 41 lebih tinggi (83,15%) daripada TCS 31 (74,96%). Kandungan kalsium yang tinggi ini berfungsi dalam pembentukan hidroksiapatit apabila dijadikan sebagai bahan dasar sealer. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil sintesis trikalsium silikat berbahan dasar batu gamping Aceh dapat menjadi kandidat sebagai material dasar sealer endodontik.&#13;
&#13;
Kata kunci: Sealer, trikalsium silikat, batu gamping Aceh, SEM-EDX, XRF&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144051</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 13:08:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 15:16:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>