<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144047">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH GREEN CORROSION INHIBITOR DARI DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KETAHANAN KOROSI KAWAT LENGKUNG ORTODONTI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zahara Farda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kawat ortodonti adalah salah satu bahan yang digunakan dalam perawatan ortodontik dan yang paling umum digunakan adalah stainless steel dan nikel titanium. Jangka waktu perawatan ortodonti yang relatif panjang, dapat terjadinya interaksi antara kawat dengan lingkungan rongga mulut yang memungkinkan terjadinya korosi pada kawat. Adanya inhibitor korosi diharapkan menjadi salah satu komponen yang dapat memperlambat laju korosi dari kawat ortodonti. Daun kelor merupakan salah satu bagian yang mengandung senyawa antioksidan seperti tanin dan flavonoid yang dapat menjadi salah satu inhibitor alami. Sampai saat ini, belum ada data mengenai pengujian ketahanan korosi dengan perlakuan perendaman dalam larutan daun kelor pada kawat ortodonti stainless steel dan nikel titanium. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh inhibitor alami dari daun kelor sebagai inhibitor korosi pada kawat ortodonti. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Sampel berupa kawat ortodonti stainless steel dan nikel titanium sebanyak 18 buah yang dibagi dalam 2 kelompok perlakuan dalam perendaman kelor dan kelompok dalam perendaman larutan Simulated Body Fluids (SBF), dengan masing-masing kelompok berjumlah 8 spesimen (3 spesimen untuk uji potensiostat dan 1 spesimen untuk uji SEM-EDX. Pengamatan dilakukan dengan SEM-EDX untuk melihat morfologi permukaan kawat dan alat potensiostat (ZIVE PPI) untuk mengukur laju korosi. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh daun kelor sebagai green corrosion inhibitor dan laju korosi kawat lengkung ortodonti nikel titanium yang direndam dalam daun kelor lebih rendah dibandingkan dengan stainless steel pada perlakuan yang sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah daun kelor dapat digunakan sebagai salah satu green corrosion inhibitor untuk kawat lengkung ortodonti dalam kedokteran gigi.  &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Korosi, Kawat Lengkung Ortodonti, Inhibitor, Daun Kelor&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144047</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 13:03:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 15:05:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>