<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144027">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN KRIMINOLOGIS JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NIDAUL KHAIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat mengancam pelaku jarimah pemerkosaan terhadap anak yang menyatakan bahwa ”Setiap orang yang dengan sengaja melakukan Jarimah Pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 terhadap anak diancam dengan ‘‘Uqubat Ta’zir cambuk paling sedikit 150 (seratus lima puluh) kali, paling banyak 200 (dua ratus) kali atau denda paling sedikit 1.500 (seribu lima ratus) gram emas murni, paling banyak 2.000 (dua ribu) gram emas murni atau penjara paling singkat 150 (seratus lima puluh) bulan, paling lama 200 (dua ratus) bulan”. Dalam kenyataannya, masih ada orang yang melakukan jarimah pemerkosaan terhadap anak seolah ancaman pada pasal tersebut tidaklah berlaku.&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan faktor yang menyebabkan terjadinya jarimah pemerkosaan terhadap anak, modus operandi pelaku dalam melakukan pemerkosaan terhadap anak, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku jarimah pemerkosaan.&#13;
Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat yuridis empiris dengan metode penelitian kepustakaan dan lapangan. Pada tahap penelitian kepustakaan dilakukan dengan menelaah buku-buku teks, dan juga peraturan perundang-undangan. Sedangkan pada tahap penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai responden dan informan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya jarimah pemerkosaan terhadap anak yaitu faktor internal keluarga, faktor rendahnya kualitas moral, faktor rendahnya pendidikan, dan faktor teknologi. Modus operandi pelaku jarimah pemerkosaan terhadap anak berupa tipu daya, rayuan dan kuasa pelaku. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku jarimah pemerkosaan adalah dengan beberapa pertimbangan yaitu hal-hal yang memberatkan yaitu perbuatan terdakwa mengakibatkan robeknya selaput dara pada anak korban dan menimbulkan trauma psikologis yang berkepanjangan pada anak korban, serta hal-hal yang meringankan adalah terdakwa belum pernah di hukum.&#13;
Disarankan kepada aparat penegak hukum seperti Polisi, Jaksa, Hakim untuk melakukan sosialisasi edukasi merata di setiap gampong dan sekolah baik itu tingkat SD, SMP maupun SMA, guna untuk mencegah terjadinya Jarimah pelecehan seksual atau pemerkosaan terhadap anak. Disarankan kepada Orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama dalam lingkungan keluarga atau kenalan dekat, karena pelaku pemerkosaan sering kali adalah orang terdekat korban. Hakim perlu mempertimbangkan lebih mendalam dampak psikologis jangka panjang yang dialami korban apalagi korbannya anak-anak. &#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ISLAMIC LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHILD PROTECTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RAPE (CRIME) - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>340.59</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144027</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 10:54:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 10:42:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>