<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="144021">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERAN PARTAI POLITIK LOKAL DALAM MERAWAT PERDAMAIAN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AINAL MARDIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Selama 18 tahun juga Aceh berada di bawah kendali parlok. Sudah banyak perubahan yang dirasakan sejak konflik berhenti di Aceh, terlebih jika dilihat dari segi infrastruktur dan pembangunan. Akan tetapi, masih banyak tugas dan perubahan yang dapat dilakukan agar perdamaian Aceh dapat terus terjaga dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Beberapa penelitian pun menyebutkan bahwa Aceh saat ini belum menunjukkan perdamaian positif. Di mana Aceh belum mampu menjalani pembangunan pasca konflik dan akar penyebab konflik pun belum diusut tuntas. Oleh karena itu, menarik dilakukan penelitian tentang “Analisis Peran Partai Politik Lokal dalam Merawat Perdamaian di Aceh” dengan mengambil lokasi penelitian Banda Aceh. Pertimbangan mengambil wilayah tersebut sebagai lokasi penelitian dikarenakan Banda Aceh sebagai pusat pelaksanaan pemerintahan Aceh. Adapun jenis penelitian termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif yang sifatnya deskriptif, dengan menggunakan Teknik memperoleh data melalui wawancara. Adapun penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Serta melihat permasalahan penelitian menggunakan teori Struktural fungsional dari Robert K. Merton. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah secara fungsi manifest partai lokal dalam merawat perdamaian Aceh masih berperan dalam ranah lokal, belum terlihat peran partai lokal di ranah nasional. Sudah ada usaha untuk memperjuangkan self government sebagaimana yang diatur dalam MoU Helsinki, namun belum ada hasil dari pemerintah pusat.&#13;
&#13;
Kata kunci	: peran, MoU Helsinki, partai politik lokal, perdamaian Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICAL PARTIES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PEACE</topic>
 </subject>
 <classification>324.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>144021</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 10:50:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-09 15:38:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>