EFEKTIVITAS KONTEN DIGITAL DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH DI AKUN MEDIA SOSIAL @ACEHTOURISMTRAVEL MELALUI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT KUNJUNGAN WISATA BAHARI DI PULAU BANYAK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIVITAS KONTEN DIGITAL DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH DI AKUN MEDIA SOSIAL @ACEHTOURISMTRAVEL MELALUI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT KUNJUNGAN WISATA BAHARI DI PULAU BANYAK


Pengarang

CUT RAUZHA AMALIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rahmawati - 196209022000122003 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2010102010110

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIP., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam era digital saat ini, media sosial seperti Instagram telah menjadi alat penting dalam promosi pariwisata. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui akun Instagram @acehtourismtravel memanfaatkan platform ini untuk mempromosikan Pulau Banyak sebagai destinasi wisata bahari unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konten digital yang dipublikasikan di akun tersebut dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Pulau Banyak. Menggunakan pendekatan teori New Media oleh Pierre Levy dan konsep komunikasi pemasaran dari Kotler dan Keller, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana media digital berperan dalam membangun kesadaran dan citra positif, serta bagaimana strategi komunikasi pemasaran dapat mempengaruhi keputusan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh serta wisatawan yang pernah dan belum pernah mengunjungi Pulau Banyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten visual yang menarik di Instagram efektif dalam membangkitkan minat wisatawan, namun masih ada kekurangan dalam penyediaan informasi praktis yang diperlukan untuk mendukung keputusan berkunjung. Beberapa wisatawan merasa bahwa meskipun konten visual memukau, kurangnya informasi tentang aksesibilitas, biaya, dan fasilitas menimbulkan keraguan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menyeimbangkan antara estetika visual dan informasi praktis dalam konten yang dipublikasikan, serta meningkatkan interaksi dengan audiens untuk membangun kepercayaan dan memberikan panduan yang lebih
komprehensif. Penelitian ini juga merekomendasikan pengembangan studi lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai elemen komunikasi pemasaran dalam konteks promosi pariwisata digital.

Kata Kunci: Efektivitas, Konten Digital, @acehtourismtravel, Komunikasi Pemasaran, Minat Kunjungan Wisata Bahari Di Pulau Banyak

In the digital era, social media such as Instagram has become an important tool in tourism promotion. The Aceh Culture and Tourism Office uses the Instagram account @acetourismtravel to promote Banyak Island as a leading marine tourism destination. This study aims to analyze the effectiveness of digital content on the account in increasing tourist interest in visiting Banyak Island. Using the New Media theory by Pierre Levy and the marketing communication concept from Kotler and Keller, this study explores the role of digital media in building awareness and positive image, as well as how marketing communication strategies influence consumer decisions. The research method used is qualitative, with in-depth interviews with the Aceh Culture and Tourism Office and tourists who have and have not visited Banyak Island. The results of the study show that attractive visual content on Instagram is effective in arousing tourist interest, but the lack of practical information regarding accessibility, costs, and facilities is still an obstacle in supporting the decision to visit. Tourists expressed that although the visual content is stunning, the lack of detailed information often raises doubts. Therefore, it is recommended that the Aceh Culture and Tourism Office balance visual aesthetics and practical information in the published content. In addition, increasing interaction with the audience can help build trust and provide more comprehensive guidance. This study also recommends further study on the effectiveness of marketing communication elements in digital tourism promotion. Keywords: Effectiveness, Digital Content, @acehtourismtravel, Marketing Communication, Interest in Visiting Marine Tourism on Banyak Island

Citation



    SERVICES DESK