<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143987">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PERSEPSI FOLLOWERS DAN TERPAAN MEDIA INSTAGRAM @TAULEBIH.ID DENGAN PERUBAHAN PERILAKU SEKS PRANIKAH FOLLOWERS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERGAULAN BEBAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT ARSHILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik	Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan yang ditimbulkan ketika masa remaja, salah satunya mampu mempengaruhi perilaku seksual mereka serta dapat menjerumuskan remaja ke dalam lingkup pergaulan bebas. Kehadiran media sosial tentu mampu menghadirkan ruang yang dinamis dalam melakukan diskusi hingga menghasilkan banyak persepsi, baik positif maupun negatif. Maraknya fenomena perilaku seks pranikah yang dilakukan remaja, tentu menjadi suatu hal yang memprihatinkan. Dengan hadirnya Instagram @taulebih.id yang menyediakan edukasi tentang pendidikan seks berbasis Islam telah menjadi salah satu bagian dari upaya pencegahan pergaulan bebas di tengah-tengah remaja Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi followers dan terpaan media Instagram @taulebih.id dengan perubahan perilaku seks pranikah followers sebagai upaya pencegahan pergaulan bebas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori stimulus – organism – response (S-O-R) yang menyatakan bahwa penyebab terjadinya suatu perubahan perilaku bergantung pada kualitas rangsangan (stimulus) yang berkomunikasi dengan organisme. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik yang menggunakan data primer dari penyebaran kuesioner kepada 270 responden yang merupakan followers dari Instagram @taulebih.id. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh, dianalisis dengan korelasi berganda dan regresi linear berganda. Berdasarkan hasil pengujian, diketahui bahwa sumbangan relatif (SR) variabel persepsi followers dengan perubahan perilaku yakni sebesar 34,3%. Sementara sumbangan relatif (SR) variabel terpaan media dengan perubahan perilaku yakni sebesar 65,6%. Nilai koefisien determinasi (R2) diketahui sebesar 0,601, maka dapat disimpulkan bahwa persepsi followers dan terpaan media berhubungan secara parsial dengan perubahan perilaku seks pranikah followers sebesar 60,1%. Hasil dari perhitungan regresi linear juga menunjukkan bahwa nilai konstanta persepsi followers (X1) sebesar 0,529 dengan signifikan 0,001 dan terpaan media (X2) sebesar 0,525 dengan signifikan 0,001. Sehinga dapat disimpulkan bahwa persepsi followers dan terpaan media Instagram @taulebih.id berhubungan positif yang kuat dan signifikan dengan perubahan perilaku seks pranikah followers sebagai upaya pencegahan pergaulan bebas.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Instagram, Persepsi, Perilaku Seks Pranikah, Pergaulan Bebas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 10:10:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 10:15:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>