<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143943">
 <titleInfo>
  <title>PERAWATAN PALIATIF DI ACEH:</title>
  <subTitle>PRAKTIK KEDOKTERAN YANG BERBUDAYA DAN KOMUNIKATIF BAGI PASIEN PENYAKIT TERMINAL YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUNA AZKIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perawatan paliatif adalah cara untuk meningkatkan kualitas hidup pasien (dewasa dan anak-anak) dan keluarga mereka yang menderita penyakit yang terminal/mengancam jiwa. Perawatan paliatif sangat dipengaruhi oleh budaya setempat. Konsep perawatan paliatif di Barat telah banyak ditelaah secara ilmiah. Namun di negeri-negeri Timur konsep ini belum banyak dibicarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi tenaga kesehatan, rohaniwan, dan pasien atau keluarga tentang  bentuk perawatan paliatif yang sesuai dengan budaya Aceh. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur yang melibatkan pasien/keluarganya, tenaga kesehatan, dan rohaniwan di HCU, gedung onkologi, dan area sekitar RSUZA Aceh. Data dari penelitian ini kemudian ditranskripsi, dikoding, dan dianalisis secara tematik dibantu software NVivo versi 14. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan persepsi tentang kriteria perawatan paliatif antara sesama tenaga kesehatan, juga perbedaan dengan rohaniwan. Namun, semua pihak sepakat akan pentingnya pendekatan holistik dalam perawatan paliatif yang tidak hanya berfokus pada kesembuhan fisik tetapi juga dukungan spiritual. Mereka juga menekankan pentingnya komunikasi empatik, jujur, ramah, serta penyampaian kabar buruk secara bijak untuk menghindari perasaan terpuruk. Meski pasien dan keluarga berharap seluruh perawatan ditangani tenaga kesehatan, pelibatan keluarga tetap dianggap penting untuk mendukung perawatan mandiri di rumah dan mengoptimalkan kolaborasi. Hasil penelitian ini merekomendasi adanya perumusan konsep perawatan paliatif yang sensitif terhadap budaya Aceh yang dipahami dengan baik oleh seluruh pihak yang terkait. &#13;
Kata kunci: Aceh, budaya, keluarga, komunikasi, perawatan paliatif &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143943</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-25 22:40:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 09:52:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>