<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143941">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI REMAJA TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN LANJUTAN (STUDI DESKRIPTIF TERHADAP REMAJA SMA DI KECAMATAN PEUREULAK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Khadimah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tingkatan dan kualitas pendidikan masyarakat Aceh jauh tertinggal dibandingkan dengan tingkat dan kualitas pendidikan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia. Hal yang menyebabkan anak putus sekolah di Aceh dan tingginya tingkat pengangguran dikalangan remaja yang dapat menciptakan keyakinan bahwa mendapatkan pekerjaan tanpa pendidikan formal adalah pilihan yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi remaja tentang pentingnya pendidikan lanjutan. Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 1658 remaja.  Sampel diambil sebanyak 323 remaja, pemilihan sampel dilakukan dengan Teknik Probability yaitu pengambilan sampel secara random. Cara pengumpulan data menggunakan skala psikologis yang disusun berdasarkan indikator dari manfaat melanjutkan Pendidikan ke Perguruan tinggi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian mengenai persepsi remaja tentang pentingnya pendidikan lanjutan menunjukkan bahwa kebanyakan remaja memiliki pandangan yang beragam. Persepsi remaja pada tentang pentingnya pendidikan lanjutan ditunjukkan dengan persentase sebesar 55,73% atau sebanyak 190 remaja yang berpersepsi Positif terhadap Pendidikan lanjutan. Ini menunjukkan bahwa setengah dari total remaja yang memahami pentingnya melanjutkan pendidikan. Selain itu, sebanyak 37,46% (120 remaja) yang berpersepsi kurang positif terhadap pentingnya pendidikan lanjutan. Di sisi lain, Sebanyak 23 remaja (6,81%) yang berpersepsi tidak positif tentamg pendidikan lanjutan. Maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar remaja memiliki persepsi positif terhadap pentingnya pendidikan lanjutan. Persepsi positif yang dominan ini menunjukkan bahwa banyak remaja menganggap pendidikan lanjutan sebagai langkah penting untuk mencapai kesuksesan dan kesejahteraan masa depan. Namun, ada pula kelompok kecil yang masih memiliki pandangan kurang positif  atau meragukan manfaat pendidikan lanjutan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Persepsi remaja, Pendidikan lanjutan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143941</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-25 21:29:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 09:47:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>