<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143937">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN USIA, JENIS KELAMIN, DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) TERHADAP TINGKAT KEPADATAN TULANG PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhamad Kelvin Maulana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Densitas mineral tulang (DMT) merupakan istilah untuk menggambarkan tingkat kepadatan tulang, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh (IMT). Berdasarkan data DEPKES RI, Osteopenia ditemukan pada 37,1% individu di bawah usia 25 tahun. Pengukuran DMT dapat dilakukan menggunakan Bone Mineral Densitometry (BMD), dengan metode alternatif yaitu Calcaneal Quantitative Ultrasound System Bone Mineral Densitometry (QUS BMD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, jenis kelamin, dan IMT terhadap tingkat kepadatan tulang pada mahasiswa berusia 16-20 tahun. Studi yang digunakan adalah observasional-analitik dengan desain Cross-Sectional dan analisis data menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman. Pengambilan data dilakukan pada 30 November-01 Desember 2024, subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala Angkatan 2024 yang berjumlah 86 mahasiswa yang dipilih secara Cluster Sampling. Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia 18 tahun (62,8%), terdiri dari laki-laki (23,3%) dan perempuan (73,7%). Berdasarkan IMT, 45,3% responden memiliki IMT normal, sementara berdasarkan DMT, 57% responden mengalami Osteopenia. Analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia (P=0,658; r=-0,048), jenis kelamin (P=0,759; r=0,034), dan IMT (P=0,246; r=0,126) dengan tingkat kepadatan tulang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia, jenis kelamin, dan IMT dengan tingkat kepadatan tulang pada responden.&#13;
Kata Kunci: Tingkat Kepadatan Tulang, BMD, QUS BMD</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143937</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-25 19:13:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 09:42:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>