PERBEDAAN FUNGSI PARU PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE 2 TERKONTROL DAN TIDAK TERKONTROL DI POLI ENDOKRIN RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN FUNGSI PARU PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE 2 TERKONTROL DAN TIDAK TERKONTROL DI POLI ENDOKRIN RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Yudha Friatna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101030055

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.462

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Diabetes melitus (DM) merupakan masalah yang serius di dunia termasuk
Indonesia. DM merupakan gangguan metabolisme. DM mempengaruhi berbagai
fungsi organ tubuh manusia. Namun, salah satu fungsi organ yang sering
diabaikan adalah fungsi paru. Uji spirometri merupakan salah satu uji fungsi paru.
Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan fungsi paru pada pasien DM tipe-2
terkontrol dan tidak terkontrol di poli endokrin RSUD Zainoel Abidin Banda
Aceh. Desain penelitian bersifat analitik dengan pendekatan potong lintang.
Penelitian dilaksanakan di poli endokrin di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.
Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien DM yang datang ke poli endokrin
RSUDZA selama bulan September 2012 - Januari 2013. Sampel berjumlah 60
pasien DM tipe 2, diambil secara sampel insidental dengan memenuhi syarat
inklusi serta dibagi dalam dua kelompok (terkontrol dan tidak terkontrol). Analisis
data menggunakan Uji Mann-Whitney (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan
terdapat 28 subjek terkontrol dan 32 subjek tidak terkontrol. Nilai rerata KVP
pada kelompok terkontrol 47,8 ± 11,5% prediksi dan 31,3 ± 14,5% prediksi pada
kelompok tidak terkontrol. Nilai rerata VEP1 kelompok terkontrol 54,7 ± 14%
prediksi dan kelompok tidak terkontrol 39,5 ± 20,7% prediksi. Dapat
disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai KVP dan VEP1 pada pasien DM tipe
2 terkontrol dan tidak terkontrol. Nilai KVP dan VEP1 pada pasien DM tipe 2
yang terkontrol lebih tinggi daripada DM tipe 2 tidak terkontrol.
Kata Kunci : Diabetes melitus, KVP, VEP1

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK