<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143917">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KAPASITAS TENAGA KESEHATAN DENGAN KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI BENCANA PENYAKIT INFEKSI EMERGING DAN RE-EMERGING DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. HUSAINI ALFARAZI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bencana penyakit infeksi emerging dan re-emerging adalah salah satu permasalahan kesehatan utama di seluruh dunia. Penularan penyakit-penyakit ini tidak melalui manusia langsung, melainkan terjadi karena interaksi vektor, inang hewan, kondisi iklim, patogen, dan kerentanan populasi manusia yang memengaruhi. Tenaga kesehatan berperan penting sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana, terutama yang berkaitan dengan kejadian wabah penyakit infeksi. Namun, kesiapsiagaan dan kemampuan tenaga kesehatan dalam merespons penyakit infeksi emerging dan re-emerging seringkali masih memiliki kendala dari berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana penyakit infeksi emerging dan re-emerging di Banda Aceh dan Aceh Besar. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional dan dengan jumlah sampel 393 tenaga kesehatan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Mayoritas responden berjumlah 262 orang (66,6%) berada pada kategori sangat siap, dan hasil uji Spearman’s rho pada CI 95% dan α 0,05 menunjukkan hubungan signifikan antara kapasitas tenaga kesehatan dengaan kesiapsiagaan dengan p-value &lt; 0,001. Sikap memiliki hubungan lemah dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana penyakit infeksi emerging dan re-emerging. Pengetahuan serta kebijakan/panduan menunjukkan hubungan sedang, sedangkan rencana tanggap darurat, peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya memiliki hubungan yang kuat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143917</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-25 08:55:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-27 09:18:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>