<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143907">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBEDAAN PERSEPSI OBSERVER DAN PASIEN DALAM MENILAI PARUT HIPERTROFIK BERDASARKAN PATIENT AND OBSERVER SCAR ASSESSMENT SCALE (POSAS) DI RSUD DR ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NADHIRA ALFINA HARAHAP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Parut hipertrofik merupakan komplikasi atau lesi yang muncul akibat dari proses penyembuhan luka. Tujuan utama dari perawatan jaringan luka adalah bagaimana proses penyembuhan serta kecepatan menutupnya luka, Agar dapat menentukan keparahan dari luka dan bekas luka yang dialami, dapat dilakukan penilaian pada luka, penilaian bekas luka ini sangat penting dilakukan untuk menerapkan terapi yang tepat. Berdasarkan hal tersebut, terdapat instrumen penilaian yang bertujuan untuk menilai parut yaitu, Patient and Observer Scar assessment Scales (POSAS), dimana POSAS ini merupakan instrumen penilaian jaringan parut yang bersifat subjektif dari pasien dan objektif dari observer. Penilaian parut sangat penting dan dapat berbeda antara pasien dan dokter. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perbedaan penilaian parut oleh pasien dan observer.  Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulkan data dilakukan melalui pengisian kuesioner Patient and Observer Scar Assessment Scale (POSAS) oleh observer maupun pasien untuk menilai parut hipertrofik yang ada pada pasien. Dari Hasil penelitian ini diperoleh nilai p sebesar 0,000 &lt; 0,05 maka dinyatakan hipotesis diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa rata-rata skor POSAS pada kelompok pasien adalah sebesar 41,71 sedangkan observer 22,86. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata persepsi pasien dan observer dalam menilai parut hipertrofik berdasarkan Patient and Observer Scar Assessment Scale (POSAS) di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, dimana skor POSAS pada pasien cenderung lebih tinggi dibandingkan observer.&#13;
&#13;
Kata Kunci: POSAS, Parut hipertrofik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143907</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-25 00:05:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-25 10:12:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>