PERAN PENGAMANAN DESA BERBASIS PEMUDA (STUDI DI DESA LAWE SAWAH, KECAMATAN KLUET TIMUR, KABUPATEN ACEH SELATAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN PENGAMANAN DESA BERBASIS PEMUDA (STUDI DI DESA LAWE SAWAH, KECAMATAN KLUET TIMUR, KABUPATEN ACEH SELATAN)


Pengarang

Muhammad Taufiqul Hafid - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairulyadi - 197705302010121001 - Dosen Pembimbing I
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Penguji
Nurul Fajri - 199102262022032009 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1910101010085

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

305.235

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemuda adalah golongan masyarakat ini merupakan entitas harapan bangsa yang dalam kontek ini dimulai dari menciptakan keamanan bangsa. Pemuda yang berada di Desa Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, mereka memiliki sebuah organisasi pemuda yang berperan dalam mengamankan desa, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa pemuda menjadi pengerak utama dalam sistem pengamanan desa dan juga diusahakan untuk diuraikan proses pengamanan berbasis pemuda ini dijalankan. Menganalisis fenomena tersebut penelitian ini menggunakan teori Peran Ralph Linton. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemuda di Desa Lawe Sawah tidak hanya penting untuk pengamanan tetapi juga untuk penguatan struktur sosial dan kesejahteraan komunitas secara keseluruhan ditandai adanya dari lima prinsip indikator teori yang dipakai saat wawancara dengan informan di Desa Lawe Sawah yaitu: Perbedaan antara status dan peran, konsep peran, internalisasi peran melalui sosialisasi, peran sebagai alat integrasi sosial dan konflik peran. dari prinsip ini peran pemuda di Desa Lawe Sawah sebagai penjaga keamanan bukan hanya tugas formal, tetapi bagian dari tanggung jawab sosial dan status yang diharapkan oleh masyarakat. Peran ini bertahan karena adanya dukungan dari masyarakat, sistem nilai yang kuat dan manfaat sosial-ekonomi yang diperoleh baik bagi pemuda maupun masyarakat. Peran ini juga terus beradaptasi dengan perubahan waktu dan situasi, tetapi tetap pada intinya, pemuda adalah pilar utama dalam menjaga keamanan dan harmoni sosial di desa. Melalui peran sebagai pengamanan, komunikator, pendidik, dan pelestari tradisi, pemuda berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi masyarakat desa. Keberhasilan mereka dalam menjalankan peran-peran ini menunjukkan bahwa kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pemuda dan masyarakat sangat penting untuk keberlanjutan pengamanan di desa.
Kata Kunci: Peran, Pemuda, Masyarakat, Pengamanan

Youth is a group of people who are the entity of the nation's hope, which in this context starts with creating national security. Youth in Lawe Sawah Village, East Kluet District, South Aceh Regency, have a youth organization that plays a role in securing the village. This research aims to find out why youth are the main movers in the village security system and an attempt is also made to describe the youth-based security process this is executed. Analyzing this phenomenon, this research uses Ralph Linton's Role Theory. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection techniques used observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the research show that youth in Lawe Sawah Village are not only important for security but also for strengthening the social structure and welfare of the community as a whole, indicated by the existence of five theoretical indicator principles used during interviews with informants in Lawe Sawah Village, namely: The difference between status and role, role concept, internalization of roles through socialization, roles as a tool of social integration and role conflict. From this principle, the role of youth in Lawe Sawah Village as security guards is not just a formal task, but part of the social responsibility and status expected by the community. This role persists because of support from the community, a strong value system, and the socio-economic benefits that accrue to youth and society. This role also continues to adapt to changing times and situations, but at its core, youth are the main pillars in maintaining security and social harmony in the village. Through their roles as security guards, communicators, educators, and tradition preservers, youth contribute significantly to creating a safe and harmonious environment for village communities. Their success in carrying out these roles shows that collaboration and good communication between youth and the community are very important for the sustainability of security in the village. Keywords: Role, Youth, Community, Security

Citation



    SERVICES DESK