KAJIAN KINERJA PEMELIHARAAN SISTEM IRIGASI DI JARINGAN TERSIER (STUDI KASUS DI DAERAH IRIGASI KRUENG JREUE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN KINERJA PEMELIHARAAN SISTEM IRIGASI DI JARINGAN TERSIER (STUDI KASUS DI DAERAH IRIGASI KRUENG JREUE)


Pengarang

Dewi novianty - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505106010058

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemeliharaan jaringan irigasi adalah usaha-usaha untuk melestarikan saluran dan bangunan-bangunan irigasi melalui perawatan dan perbaikan yang harus dilaksanakan secara teratur dan terus menerus untuk menjamin keselamatan dan kelestarian jaringan irigasi sehingga dapat berfungsi sebagaimana yang dimaksud dalam perencanaan. Kerusakan infrastruktur, sedimentasi di dalam sistem jaringan irigasi, meluasnya tanaman pengganggu di saluran-saluran distribusi maupun drainase, serta perubahan permukaan air tanah yang berlebihan, ini merupakan gejala umum tentang permasalahan pemeliharaan irigasi yang dapat mengurangi siklus rehabilitasi teknis.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pemeliharaan irigasi yang dilakukan oleh petani di jaringan irigasi tersier Daerah lrigasi Krueng Jreue. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2009 hinga buIan Maret 2010 dengan menggunakan metode survey di Daerah Irigasi Krueng Jreue Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan sampel dilakukan pada 15 petani pemakai air yang menggunakan Jaringan Irigasi Tersier Krueng Jreun yang tersebar dibagian hulu, tengah dan hilir yang dilalui oleh Desa Lam Iii Mesjid dan Desa Lam Ili Ganto. Teknik pengumpulan data yang diperlukan yaitu data primer (pemotretan kondisi fisik saluran irigasi tersier, wawancara dan kuesioner dengan petani serta petugas terkait) dan data sekunder (studi kepustakaan, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Aceh dan data iklim dari stasiun klimatologi indrapuri yaitu curah hujan).
Hasil penelitian menunjukan sistem pemeliharaan pada Jaringan Tersier Daerah lrigasi Krueng Jreue. Permasalahan yang terjadi di Daerah lrigasi Krueng Jreue yaitu rendahnya kinerja sistem pemeliharaan saluran irigasi yang mengalami kerusakan, kurangnya dilakukan pembersihan gulma dan endapan, kurangnya
dana untuk kegiatan pemeliharaan irigasi, tidak adanya dilakukan pengumpulan IPAIR dan tidak adanya kerjasama antara dinas pengairan dengan P3A Keujreuen Blang. Kinerja pemeliharaan jaringan tersier tergolong sangat rendah yang ditunjukkan oleh indikator teknologi, ekonomi dan institusi sama dengan 0,18. Hal ini disebabkan masyarakat menganggap bahwa pemeliharaan jaringan tersier merupakan tanggung jawab pemerintah sehingga mereka tidak berusaha memperbaiki kerusakan yang terjadi. Debit pada saluran tersier krueng jreue adalah 5,4 liter/det (dipengaruhi gulma), 14 liter/det (tanpa gulma) dan kapasitas lengkung saluran adalah 0,35 liter/det/ha di sadap tersier.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK