<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143841">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI NUTRISI PAKAN LENGKAP BERBASIS PELEPAH KELAPA SAWIT DAN AMPAS SAGU DENGAN LAMA FERMENTASI YANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AQNAIDIL ADHA SINAMBELA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pakan merupakan bahan makanan tunggal atau campuran yang diolah maupun tidak diolah yang diberikan pada ternak untuk berkelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembangbiak. Pelepah kelapa sawit merupakan hasil samping dari pemanenan buah kelapa sawit, dengan jumlah yang melimpah namun belum dimanfaatkan dengan baik. Selain pelepah kelapa sawit, ampas sagu sebagai hasil samping pengolahan tepung sagu juga berpotensi sebagai pakan ternak, baik untuk unggas maupun ruminansia. Tingginya kandungan fraksi serat dan rendahnya kandungan protein pada pelepah kelapa sawit dan ampas sagu merupakan faktor pembatas untuk dijadikan sebagai bahan pakan ternak. Optimalisasi pemanfaatan dan peningkatan kualitas nutrisi limbah pertanian/perkebunan dapat dilakukan melalui pembuatan pakan lengkap dengan teknologi fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai peningkatan kualitas pakan lengkap berbasis pelepah kelapa sawit dan ampas sagu melalui teknologi fermentasi.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei 2024 hingga Agustus 2024 di Laboratorium Ilmu Nutrisi, Teknologi dan Hijauan Pakan, Depertemen Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Materi yang digunakan adalah limbah pelepah kelapa sawit, ampas sagu, bekatul, ampas tahu, bungkil inti sawit, bungkil kedelai, urea, molases, kentang rebus, air, dan bakteri decomposer alfalfa (MA-11). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas 4 perlakuan lama fermetasi yaitu: P1 = 7 hari ; P2= 14 hari ; P3= 21 hari ; P4= 28 hari. Setiap perlakuan terdiri atas 4 ulangan, sehingga diperoleh 16 unit perlakuan.  Parameter yang diamati adalah bahan kering, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, abu, dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN).&#13;
Hasil penelitian menunjukkan Bertambah lamanya fermentasi terhadap pakan lengkap berbasis pelepah kelapa sawit dan ampas sagu semakin menurunkan kadar bahan kering substrat secara sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143841</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 15:52:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 15:56:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>