<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143699">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN LOKASI COFFEE SHOP DI KECAMATAN KUTA ALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurnazirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Perencanaan Wilayah dan Kota</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh dijulukisebagai “Negeri 1001 Warung Kopi” karena keberadaan kedai kopi yang &#13;
sangat banyak dan beragam di Aceh (KUMKM Aceh, 2022). Fenomena banyaknya &#13;
pertumbuhan coffee shop saat ini tentunya memiliki dampak yang signifikan terhadap &#13;
permasalahan zonasi kawasan. Berdasarkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota &#13;
Banda Aceh Tahun 2021-2041, Kecamatan Kuta Alam direncanakan sebagai zonasi &#13;
kawasan perdagangan dan jasa sub BWP, perumahan dan sarana pelayanan umum. &#13;
Penyebaran coffee shop di Kecamatan Kuta Alam pada kawasan perdagangan dan jasa &#13;
dari segi positif yaitu secara signifikan meningkatkan daya tarik kawasan ini. Namun, &#13;
disisi lain keberadaan coffee shop di kawasan permukiman dapat menimbulkan &#13;
dampak negatif, seperti perubahan fungsi bangunan yang terjadi ketika rumah tinggal &#13;
dialihfungsi menjadi coffee shop, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat &#13;
variabel yang paling menonjol yang mempengaruhi faktor pemilihan lokasi coffee &#13;
shop di Kecamatan Kuta Alam. Penelitian ini menggunakan analisis Average Nearest &#13;
Neighbor (ANN) dan pendekatan kuantitatif dengan analisis faktor. Variabel yang &#13;
digunakan adalah aksesibilitas, tempat parkir, lingkungan, persaingan, biaya lokasi, &#13;
serta peraturan pemerintah. Hasil perhitungan menggunakan analisis tetangga terdekat &#13;
(Average Nearest Neighbor) menunjukkan angka ratio 0,487619 yang artinya lokasi &#13;
coffee shop di Kecamatan Kuta Alam memiliki pola mengelompok (clustered). Hasil &#13;
dari analisis faktor yang diolah menggunakan SPSS terdapat empat faktor yang &#13;
mempengaruhi pemilihan lokasi di Kecamatan Kuta Alam, yaitu faktor aksesibilitas &#13;
dan lokasi strategis, faktor lingkungan, faktor kawasan komersial, dan faktor kawasan &#13;
campuran dan harga lahan.&#13;
Kata Kunci: Analisis Average Nearest Neighbor (ANN), Analisis Faktor, Coffee Shop, &#13;
Kecamatan Kuta Alam, Pemilihan Lokasi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143699</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 11:48:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 11:58:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>