<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143697">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR, USIA GESTASI DAN SKOR APGAR DENGAN LAMA RAWAT BAYI YANG DILAHIRKAN SECARA SEKSIO SESAREA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIRDA MARSALISYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkiraan lama rawat inap merupakan hal yang diperlukan untuk merencanakan perawatan yang efektif dan mengurangi biaya perawatan. Faktor seperti berat badan lahir, usia gestasi dan skor APGAR diketahui memiliki pengaruh terhadap lama rawat bayi, sehingga penting untuk memahami hubungan di antara variabel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan berat badan lahir, usia gestasi dan skor APGAR terhadap lama rawat bayi yang dilahirkan secara seksio sesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh pada periode 1 Januari – 30 April 2024. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan minimal sampel yaitu 65 bayi. Analisis uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman rank. Terdapat total 83 bayi yang memenuhi kriteria inklusi penelitian dengan jenis kelamin perempuan 47 bayi (56,63%) dan laki-laki 36 bayi (34,37%). Hasil analisis uji Spearman rank menunjukkan terdapat hubungan berat badan lahir (nilai p 0,018; nilai r 0,260) dan usia gestasi (nilai p 0,000; nilai r 0,431) terhadap lama rawat, namun skor APGAR (nilai p 0,087) tidak memiliki hubungan terhadap lama rawat. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan kekuatan hubungan lemah dan usia gestasi dengan kekuatan hubungan sedang terhadap lama rawat, namun tidak ada hubungan antara skor APGAR terhadap lama rawat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143697</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 11:47:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 11:56:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>