<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143651">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS  PERSEBARAN INDUSTRI BATU BATA DI  KECAMATAN DEWANTARA, KABUPATEN ACEH UTARA BERBASIS WEBGIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfa Nabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri batu bata merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian di &#13;
Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Namun, informasi mengenai lokasi dan &#13;
distribusi industri ini masih sulit diakses oleh masyarakat, sehingga menghambat &#13;
pemanfaatan dan pengembangan potensi lokal. Keterbatasan akses ini menjadi salah satu &#13;
kendala utama yang dihadapi oleh masyarakat, pelaku industri, dan pemerintah daerah &#13;
dalam mengelola dan mengembangkan industri batu bata secara efektif. Penelitian ini &#13;
dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengembangkan dan &#13;
mengimplementasikan Sistem Informasi Geografis berbasis Web (WebGIS) yang dapat &#13;
memetakan dan menyebarkan informasi terkait industri batu bata secara lebih mudah &#13;
dan akurat. Informasi ini berupa titik lokasi industri batu bata, nama pemilik, alamat &#13;
industri, surat keterangan izin industri, harga satuan dan kontak pemilik. Ada 20 sampel &#13;
yang diambil dari lokasi penelitian, diharapkan data tersebut bisa mengakomodasi &#13;
seluruh tempat industri batu bata di Aceh. Sistem ini dirancang menggunakan &#13;
framework Laravel dan Leaflet.js, yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi &#13;
langsung dengan data geografis melalui peta interaktif yang user-friendly. Proses &#13;
pengujian kegunaan sistem dilakukan menggunakan metode System Usability Scale&#13;
(SUS), dengan melibatkan 50 responden dari berbagai latar belakang, yaitu masyarakat &#13;
umum, pegawai dinas perindustrian, dan mahasiswa. Hasil pengujian menunjukkan &#13;
bahwa sistem WebGIS ini memiliki tingkat kegunaan yang tinggi, dengan skor rata-rata &#13;
SUS sebesar 80. Skor ini menunjukkan bahwa sistem tersebut diterima dengan baik oleh &#13;
pengguna dan efektif dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan. Penelitian ini &#13;
diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan &#13;
aksesibilitas informasi publik terkait industri batu bata, serta mendukung pengambilan &#13;
keputusan oleh pihak terkait dalam pengelolaan dan pengembangan sektor ini di &#13;
Kecamatan Dewantara.&#13;
Kata Kunci: Industri Batu Bata, WebGIS, System Usability Scale (SUS), Laravel, &#13;
Leaflet.js&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143651</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 10:35:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 10:39:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>