<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143645">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK PASIEN SPINAL STENOSIS LUMBOSAKRAL YANG DIOPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANGELIE NOPFITRAH SUNGKAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Spinal stenosis adalah suatu kondisi di mana terjadi perubahan degeneratif pada tulang belakang yang menyebabkan ruang bagi saraf dan pembuluh darah menyempit. Bagian tulang belakang yang paling sering terkena spinal stenosis adalah vertebra lumbalis, yang dikenal sebagai Lumbar Spinal Stenosis (LSS). Pasien dengan LSS dapat mengalami nyeri punggung saat istirahat, nyeri radikular pada ekstremitas bawah, klaudikasio neurogenik, atau ketiganya secara bersamaan. Penanganan LSS mencakup metode konservatif dan pembedahan, di mana tindakan pembedahan dianggap lebih efektif pada pasien dengan nyeri yang memburuk secara progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien spinal stenosis lumbosakral yang dioperasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada periode Januari 2021 hingga September 2024. Desain penelitian ini adalah deskriptif retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 106 pasien yang dipilih dengan metode total sampling dan memenuhi kriteria penelitian. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 106 pasien, sebagian besar berusia 56–65 tahun (34,9%) dan berjenis kelamin perempuan (55,7%). Mayoritas pasien memiliki indeks massa tubuh (IMT) dalam kategori obesitas I (33,0%), serta terdapat komorbiditas pada sebagian besar pasien (61,3%), dengan hipertensi sebagai komorbiditas tertinggi (29,2%). Banyak pasien LSS bekerja sebagai ibu rumah tangga (34.91%) dan memiliki tingkat aktivitas kerja berat (40,57%). Sebanyak 63 pasien (59,4%) mengalami stenosis pada beberapa lokasi (multiple), dengan segmen yang paling sering terkena adalah L4-L5. Seluruh pasien dalam penelitian ini menjalani operasi dengan metode dekompresi posterior dan stabilisasi posterior (100%). Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan klinis yang lebih tepat serta mendukung perencanaan manajemen dan peningkatan kualitas perawatan pasien.&#13;
&#13;
Kata kunci: Spinal stenosis, lumbar spinal stenosis, lumbosakral, karakteristik pasien, operasi spinal stenosis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143645</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 10:29:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 10:37:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>