<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143625">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PENDIDIKAN SMA NEGERI 2 BANDA ACEH PASCA PENERAPAN SISTEM ZONASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Happy Indria Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Fokus penelitian ini untuk mengetahui strategi manajemen Sekolah pasca penerapan sistem Zonasi di SMA Negeri 2 Banda Aceh. Teori analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Teori Birokrasi oleh Max Weber yang memiliki enam aspek, yaitu livision of Labour, a hierarchy of office, formal, specialization in training, full working capacity, dan general. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Dalam hal birokrasi, sekolah memiliki tim manajemen yang bertanggungjawab atas setiap tugas pokok dan fungsi yang dimiliki oleh setiap bidang. (2) Adanya kedudukan yang bertingkat untuk dapat bekerja sesuai degan kedudukan dan struktur sekolah agar proses pelaksanaan sekolah berjalan dengan baik, (3) Sekolah memiliki bahan dokumentasi dan juga arsip sebagai bukti pelaksanaan dan sebagai bahan pertanggungjawaban sekolah, (4) Tim manajemen yang telah menerima status sebagai manajemen sekolah, akan mempunyai kemampuan masingmasing terkait tupoksi yang dimilikinya, (5) Sekolah memiliki kapasitas jam kerja sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh manajemen sekolah untuk memenuhi jam kerja sebagai guru atau staff sekolah, (6) Sekolah memiliki peraturan yang dirancang untuk seluruh warga sekolah agar semuaya dapat mematuhi aturan yang telah berlaku untuk ketertiban sekolah, (5) Terjadinya perubahan kondisi siswa setelah sistem zonasi sekolah diterapkan. (6) Strategi sekolah dalam pasca penerapan sistem zonasi menekankan pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sekolah guna memaksimalkan kebijakan di semester selanjutnya.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Strategi Sekolah, Manajemen Sekolah, Sistem Zonasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SCHOOL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>371.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143625</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 08:49:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 10:13:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>