<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143615">
 <titleInfo>
  <title>PEMENUHAN HAK-HAK ISTERI DALAM PERKARA CERAI GUGAT (STUDI KASUS DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH SUKA MAKMUE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Zakirul Fuad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penentuan besaran nafkah terhadap bekas suami disesuaikan sesuai kemampuan suami sebagimana Inpres No. 1 Tahun 1991 tentang KHI, Undang-Undang No. 1 Tahun 1974, dan SEMA No. 3 Tahun 2018 Hasil Pleno Agama poin 2 sebagai penyempuranaan SEMA No. 7 Tahun 2012 angka 16 dan Pasal 149 huruf b Kompilasi Hukum Islam.&#13;
Dalam perkara cerai talak (Pasal 8 angka (3) huruf (c) PERMA No. 3 tahun 2017) nafkah mut’ah dan iddah di bayarkan bersamaan ikrar talak ketika di ucapkan oleh Pemohon. Pada umumnya isi tuntutan dalam perkara perceraian pada Mahkamah Syariah Suka Makmue yang diajukan sejauh ini hanya sebatas perceraian saja. Namun, dalam perkara cerai gugat isteri dapat menuntut semua haknya bahkan isteri dapat menuntut apa saja yang dia inginkan dari nafkah iddah dan kiswah. Istri juga dapat menuntut hak asuh anaknya, harta bersama, hak madjiyah atau nafkah masa lalu dan juga isteri dapat menuntut mahar yang belum dilunaskan oleh suaminya. Hak-hak tersebut dapat di tuntut selama istri tidak nusyuz (durhaka/mengabaikan tanggung jawab terhadap suami). &#13;
Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah metode penelitian Yuridis Empiris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pemenuhan terhadap hak-hak isteri pasca cerai gugat pada Mahkamah Syar’iyah Suka Makmue. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian, pemenuhan terhadap hak-hak isteri pasca cerai gugat pada Mahkamah Syar’iyah Suka Makmue mewajibkan suami untuk memberikan nafkah kepada isteri dalam perkara cerai gugat dengan menambah kalimat kewajiban pembayaran nafkah tersebut di dalam amar putusan, sehingga hak-hak isteri dapat terpenuhi dalam kasus cerai gugat ini. Permasalahannya yang sering dijumpai dalam pemenuhan hak istri setelah putusan cerai gugat adalah pihak perempuan hanya menginginkan cerai saja. Upaya yang dapat dilakukan untuk pemenuhan hak isteri pasca cerai gugat yaitu penggugat/isteri dapat mengajukan permohonan nafkah dalam petitum gugatan, pengadilan menahan akta cerai bagi suami sampai dibayarkan nafkah kepada isteri, dan penetapan SEMA Nomor 2 Tahun 2019 oleh Mahkamah Agung.&#13;
Disarankan kepada Mahkamah Agung untuk memberikan ketetapan secara tegas bahwa suami wajib memberikan nafkah bagi isteri pasca cerai gugat diputuskan oleh pengadilan. Kepada pihak perempuan sebagai penggugat dalam perkara cerai gugat untuk dapat mengajukan permohonan nafkah dalam petitum gugatan, serta diperlukan sosialisi terkait nafkah pasca cerai dalam perkara cerai gugat kepada setiap perempuan yang akan mengajukan gugatan perceraian ke pengadilan. Dan kepada pengadilan untuk memberikan tenggang waktu kepada suami untuk dapat membayarkan nafkah kepada isteri paca cerai gugat diputuskan oleh pengadilan.&#13;
&#13;
Keywords: Pemenuhan, Hak-Hak Isteri, Cerai Gugat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIVORCE - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MEDIATION - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>347.09</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143615</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 23:30:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-24 11:01:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>