<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143553">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN JARAK ANTROPOMETRI CANTHUS MATA DENGAN JARAK SUBNATION-MENTON DALAM PENENTUAN DIMENSI VERTIKAL OKLUSAL (MAHASISWA SUKU ACEH FKG USK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diva Maulana. Z</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu prosedur yang penting dalam pembuatan gigi tiruan adalah menentukan Dimensi Vertikal Oklusal (DVO). DVO adalah jarak dua titik anatomis saat rahang dalam posisi oklusi sentrik. Penentuan dimensi vertikal rahang yang tepat dapat memperoleh fungsi estetika, fungsi berbicara, dan fungsi pengunyahan yang optimal. Kesalahan dalam penentuan dimensi vertikal, hal ini akan berdampak negatif pada pasien seperti adanya kontak prematur pada gigi dan gangguan sendi temporomandibular. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk menentukan DVO, namun pada penelitian ini peneliti akan meneliti salah satu dari parameter antropometri wajah yaitu, jarak chantus bagian luar mata kanan-chantus bagian dalam mata kiri pada mahasiswa FKG USK suku Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan nilai rata-rata antara jarak chantus mata dengan jarak subnation-menton dalam penentuan DVO. Metode penelitian menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan 46 subjek. Kedua jarak diukur dengan menggunakan vernier caliper digital dengan resolusi 0,01. Hasil analisis dengan uji Independent T-test menunjukkan p-value=</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143553</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 16:08:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 16:31:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>