PENGARUH VARIABEL-VARIABEL MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS PEGAWAJ DINAS PENDIDIKAN PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH VARIABEL-VARIABEL MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS PEGAWAJ DINAS PENDIDIKAN PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM


Pengarang

Cut Putri Asiyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0401102010068

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Produktivitas kerja pegawai dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor
terutama faktor motivasi. Seperti halnya faktor motivasi Maslow yang terdiri dari
kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan dan kebutuhan aktualisasi
diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelima faktor motivasi
tersebut terhadap produktivitas kerja pegawai Kantor Dinas Pendidikan Provinsi
Nanggroe Aceh Darussalam.
Responden penelitian adalah sebanyak 127 orang yang diambil secara
proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan
mengedarkan kuesioner yang berisi pernyataan-pernyataan yang berhubungan
dengan faktor motivasi dan produktivitas kerja. Selanjutnya data dianalisis dengan
menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel-variabel motivasi berpengaruh
positif terhadap produktivitas kerja pegawai Kantor Dinas Pendidikan Provinsi
NAD, ditunjukkan oleh persamaan regresi Y = 1,725 + 0,299X, + 0,105X +
0,142X, + 0,047X + 0,156X¢. Variabel dengan pengaruh paling besar adalah
kebutuhan fisiologis dan sebaliknya variabel yang memiliki pengaruh paling kecil
adalah kebutuhan penghargaan. Hubungan antara lima variabel motivasi dengan
produktivitas kerja pegawai termasuk katagori lemah. Ha! ini ditunjukkan oleh
nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,390 (lebih kecil dari 0,50). Hasil pengujian
statistik menunjukkan nilai F hitung > F tabel, dapat diartikan secara simultan,
kelima variabel motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
produktivitas kerja pegawai. Sedangkan secara parsial hanya variabel kebutuhan
fisiologis yang berpengaruh signifikan, sebaliknya kebutuhan keselamatan dan
keamanan, sosial, penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri secara parsial tidak
berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai Kantor Dinas Pendidikan NAD
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sekalipun
variabel motivasi yang meliputi kebutuhan fisiologis, keselamatan dan keamanan,
sosial, penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri berpengaruh positif terhadap
produktivitas kerja pegawai Kantor Dinas Pendidikan NAD. Namun hanya
kebutuhan fisiologis yang berpengaruh signifikan. Sebaliknya kebutuhan
keselamatan dan keamanan, sosial, penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri
tidak berpengaruh signifikan. Karena itu, dalam upaya meningkatkan
produktivitas kerja pegawainya, sebaiknya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
NAD berupaya untuk memenuhi kebutuhan fisiologis pegawainya. Upaya ini
dapat dilakukan dengan menambah kompensasi sebagai imbalan atas pengorbanan
yang diberikan pegawai terhadap instansi tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK